Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Wabup Humbahas Ikut Bantu Pemulangan Jenazah PMI Korban Penembakan di Malaysia

Editor Satu • Kamis, 13 Februari 2025 | 13:30 WIB

Wakil Bupati Humbahas sekaligus Bupati terpilih, Dr. Oloan Paniaran Nababan SH MH
Wakil Bupati Humbahas sekaligus Bupati terpilih, Dr. Oloan Paniaran Nababan SH MH

HUMBAHAS, METRODAILY – Jenazah Victor Maruli Tua Simaremare (39), pekerja migran Indonesia (PMI) yang menjadi korban penembakan di Malaysia, tiba di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) pada Selasa (11/2/2025) sore.

Wakil Bupati Humbahas sekaligus Bupati terpilih, Dr. Oloan Paniaran Nababan SH MH, memastikan pemulangan jenazah setelah berkomunikasi langsung dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia/Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), serta pihak keluarga.

“Tadi saya sudah komunikasi dengan KBRI dan Kementerian PM2I melalui Direktur Kepulangan dan Rehabilitasi, Ibu Seriulina Boru Tarigan. Saat ini mereka sedang mempersiapkan pemulangan jenazah Victor Simaremare. Informasinya, hari ini jenazah diterbangkan dari Malaysia ke Bandara Kualanamu dan diperkirakan tiba di Humbahas sore ini,” ujar Oloan.

Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Humbahas, Oloan menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas insiden tragis yang diduga melibatkan aparat Kepolisian Malaysia.

“Saya turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas kejadian ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ucapnya.

Sebelumnya, pihak keluarga mengungkapkan bahwa Victor berangkat dari Malaysia menuju Batam pada 23 Januari 2025 melalui jalur laut. Saat itu, komunikasi dengan keluarga masih lancar. Namun, keesokan harinya, pada 24 Januari, kontak terputus, dan ponsel Victor tidak lagi aktif.

Pada 27 Januari, nelayan menemukan kapal yang ditumpangi Victor terapung di tengah laut. Dalam insiden tersebut, satu orang ditemukan meninggal dunia, satu dalam kondisi kritis (Victor), dan tiga lainnya luka-luka.

Pada 4 Februari 2025, pihak keluarga menerima kabar bahwa Victor telah meninggal dunia.

Victor diketahui berangkat ke Malaysia sebagai pekerja migran melalui PT. Assalam Karya Manunggal pada April 2019 dan belum pernah pulang sejak saat itu. Paspor Victor sendiri berakhir masa berlakunya pada Februari 2024.

Tragedi ini kembali menyoroti perlindungan pekerja migran Indonesia di luar negeri serta perlunya langkah konkret dalam menjamin keamanan dan keselamatan mereka. (net)

Editor : Editor Satu
#PMI tewas di malaysia #oloan paniaran nababan