Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Gempa M5,9 Guncang Aceh Selatan, Terasa Hingga Medan, Nias, dan Humbahas

Editor Satu • Jumat, 31 Januari 2025 | 19:00 WIB

 

Gempa - Ilustrasi.
Gempa - Ilustrasi.

MEDAN, METRODAILY - Aceh Selatan diguncang gempabumi tektonik pada Jumat, 31 Januari 2025, pukul 18.03.43 WIB.

Berdasarkan analisis terbaru BMKG, gempa ini memiliki magnitudo update M5,9 dengan episenter di laut, berjarak 28 km barat daya Kota Tapaktuan, Aceh, pada kedalaman 59 km.

Menurut Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr. Daryono, S.Si., M.Si., gempa ini merupakan jenis gempa dangkal akibat deformasi batuan di Lempeng Indo-Australia yang tersubduksi ke bawah Pulau Sumatra.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini memiliki kombinasi pergerakan mendatar dan turun atau oblique normal," jelasnya, dalam keterangam tertulisnya.

Guncangan gempa dirasakan cukup kuat di Kabupaten Aceh Selatan dan Simeulue dengan skala intensitas IV MMI (dirasakan oleh banyak orang dalam rumah).

Sementara di Banda Aceh, Dolok Sanggul, Humbahas, Kutacane, Sigli, Aceh Besar, Aceh Jaya, Gayo Lues, Aceh Timur, dan Aceh Tengah, guncangan dirasakan pada skala III MMI (terasa nyata dalam rumah, seakan-akan truk berlalu).

Di Medan dan Gunung Sitoli, getaran terdeteksi pada skala II MMI (dirasakan beberapa orang, benda ringan yang digantung bergoyang).

Meski gempa ini cukup kuat, hasil pemodelan BMKG menegaskan bahwa tidak ada potensi tsunami.

Hingga pukul 18.35 WIB, monitoring BMKG mencatat telah terjadi tiga kali gempa susulan (aftershocks), dengan magnitudo terbesar M3,8 pada pukul 18.17 WIB.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga: Diduga Pungli Honorer, Kadisporapar Padangsidimpuan Dinonaktifkan

"Pastikan bangunan tempat tinggal dalam kondisi aman sebelum kembali masuk ke dalam rumah, terutama jika terdapat retakan atau kerusakan akibat gempa," tambah Dr. Daryono. (rel)

Editor : Editor Satu
#gempa Aceh Selatan