KARO, METRODAILY – Sebuah operasi penyelamatan dramatis dilakukan di Gunung Sibayak, Kabupaten Karo, setelah seorang pendaki mengalami hipotermia akibat suhu ekstrem saat mendaki. Pragungan Sianipar, warga Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat setelah sempat bertahan di tengah cuaca buruk.
Tim gabungan yang terdiri dari Polres Tanah Karo, Basarnas, dan warga lokal bekerja keras untuk menyelamatkan korban pada Selasa (28/1) dini hari. Evakuasi berlangsung penuh tantangan karena medan yang licin dan cuaca hujan deras.
Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto melalui Kasubdit Penmas Kompol Siti Rohani menjelaskan bahwa proses penyelamatan dimulai pada pukul 00.40 WIB di tengah hujan yang membuat medan semakin sulit.
“Evakuasi dilakukan dalam kondisi yang cukup ekstrem. Jalur pendakian yang licin dan visibilitas rendah membuat tim harus ekstra hati-hati,” ujar Siti Rohani, Selasa (28/1) siang.
Tim penyelamat terdiri dari dua personel Sat Sabhara Polres Tanah Karo, seorang personel Basarnas, dan seorang pemandu lokal. Mereka segera memberikan pertolongan pertama menggunakan oksigen portable untuk menstabilkan kondisi korban sebelum membawanya turun gunung.
Setelah kondisinya membaik, korban dievakuasi turun gunung bersama keenam rekannya, dengan perjalanan menuruni medan yang semakin sulit akibat hujan yang terus mengguyur. Evakuasi berhasil diselesaikan pada pukul 05.00 WIB, dan korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Kasus ini menjadi pengingat bagi para pendaki untuk selalu mempersiapkan kondisi fisik dan perlengkapan dengan baik sebelum mendaki gunung, terutama saat musim hujan atau di tempat dengan suhu ekstrem.
“Mendaki gunung bukan hanya soal fisik, tapi juga kesiapan mental dan perlengkapan yang memadai. Pastikan membawa pakaian hangat, peralatan keselamatan, dan memahami jalur pendakian,” tegas Siti Rohani.
Selain itu, ia juga mengapresiasi tim penyelamat yang berhasil menjalankan tugas dengan baik. Polres Tanah Karo dan pihak terkait akan terus meningkatkan pengawasan dan pengamanan di lokasi wisata alam untuk memastikan keselamatan para pendaki. (net)
Editor : Editor Satu