LABUSEL, METRODAILY - Sebuah jembatan di Dusun Sijambu, Desa Sisumut, Kecamatan Kotapinang, Labuhanbatu Selatan (Labusel), terputus akibat derasnya arus sungai Barak Sijambu.
Jembatan ini merupakan swadaya masyarakat yang dibangun sekitar 20 tahun yang lalu.
Intesitas hujan yang tinggi yang terjadi seminggu terakhir mengakibatkan arus sungai deras sehingga jembatan tak mampu menahan derasnya arus sungai.
“Jembatan ini putus pada hari Jumat (17/1/) malam hari, saat hujan deras, kami tahu jembatan sudah putus saat mau melakukan aktifitas,” ucap Ishak Ansari, Kepala Dusun Sijambu ketika dikonfirmasi wartawan, Sabtu (18/1/2025).
Jembatan ini merupakan akses satu-satunya jalan warga menuju ke desa, serta akses jalan untuk mengangkut hasil perkebunan warga.
“Jembatan ini menghubungkan dua wilayah di Dusun Sijambu yaitu RT-01 dan RT-02, pastinya aktivitas warga pun terganggu, mengangkut sawit kami, begitu juga anak-anak yang mau ke sekolah, ya harus mengambil resiko mengendarai sepeda motor untuk memutar melewati jalan raya,” ungkapnya.
Warga berharap, Pemerintah Kabupaten Labusel melalui Bupati Labusel, H. Edimin untuk membantu membangun jembatan darurat untuk akses jalan sementara masyarakat.
“Atas kejadian ini, warga Dusun Sijambu memohon agar Bupati Labusel, begitu juga pihak PTPN IV melalui dana CSR untuk melakukan pembangunan jembatan darurat atau jembatan sementara agar akses jalan dapat di pergunakan oleh masyarakat,” harapnya.(kev)
Editor : Metro-Esa