Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

3 Pemancing dan 5 Nelayan Dievakuasi di Perairan Pulau Bintanah

Editor Satu • Rabu, 8 Januari 2025 | 06:46 WIB
Personil Basarnas bersama pemancing yang berhasil dievakuasi.
Personil Basarnas bersama pemancing yang berhasil dievakuasi.

SIBOLGA, METRODAILY – Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Sibolga berhasil mengevakuasi tiga pemancing yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di perairan sekitar Pulau Bintanah, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Operasi penyelamatan ini juga menemukan lima nelayan yang terombang-ambing akibat kerusakan mesin kapal mereka selama sepekan.

Informasi kecelakaan diterima oleh Pos SAR Sibolga pada 7 Januari 2025, pukul 08.25 WIB. Laporan tersebut menyebutkan bahwa tiga pemancing—Robert Liong (50), Adi Putra Sembiring (41), dan Arisman (30)—berhasil menyelamatkan diri ke Pulau Mursala setelah kapal mereka tenggelam.

Baca Juga: Calon Pengantin yang Larikan Uang Sinamot Rp20 Juta, Ternyata Drop Out dari STIKES

Kronologi Kejadian

Pada 4 Januari 2025, pukul 13.00 WIB, kapal para pemancing berangkat menuju perairan Pulau Bintanah. Namun, hingga 6 Januari 2025 pukul 14.20 WIB, keberadaan kapal tersebut tidak diketahui.

Pada sore harinya, pukul 16.33 WIB, keluarga korban mengonfirmasi bahwa kapal telah tenggelam dan para pemancing selamat di Pulau Mursala.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Nias, Putu Arga Sujarwadi, S.H., M.M., segera menginstruksikan tim SAR untuk melakukan evakuasi.

Tim gabungan yang terdiri dari personel Pos SAR Sibolga, ABK KN SAR Nakula 230, dan sejumlah potensi SAR lainnya diberangkatkan menggunakan KN SAR Nakula 230 dari Pelabuhan PPN Sibolga pada pukul 08.40 WIB.

Evakuasi Ganda

Sesampainya di Pulau Mursala, ketiga pemancing berhasil ditemukan dan langsung dievakuasi. Dalam perjalanan kembali menuju Pelabuhan PPN Sibolga, tim SAR menemukan sebuah kapal nelayan jenis dolping dengan lima awak yang terombang-ambing akibat kerusakan mesin selama satu minggu.

Kelima nelayan—Sabar Marulitua Siregar (50), Budi (37), Hutabarat Siahaan (42), Safril Marbun (48), dan Mansur Nambela (49)—langsung dievakuasi menggunakan sekoci KN SAR Nakula.

Baca Juga: Calon Pengantin Kabur Bawa Uang Sinamot Rp20 Juta, Diduga Lompat dari Jendela

“Seluruh korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan telah diserahkan kepada keluarga masing-masing,” ujar Putu.

Operasi ini melibatkan berbagai unsur, termasuk: Personel Pos SAR Sibolga, ABK KN SAR Nakula, Lanal Sibolga, Baharkam Mabes Polri, Potensi SAR lainnya.

Adapun peralatan yang digunakan meliputi KN SAR Nakula 230, peralatan SAR air, peralatan medis, drone, APD personal, dan kantong jenazah sebagai antisipasi.

Dengan keberhasilan evakuasi ini, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Semua unsur yang terlibat telah dikembalikan ke satuannya masing-masing. (Net)

Editor : Editor Satu
#kapal tenggelam #pemancing akhirnya ditemukan