Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Aek Sarulla Meluap, Banjir Terjang Pahae Jae dan Siatas Barita Tapanuli Utara

Editor Satu • Senin, 30 Desember 2024 | 11:20 WIB
Aek Sarulla di Tapanuli Utara meluap membawa potongan-potongan kayu, membuat dua kecamatan terendam banjir.
Aek Sarulla di Tapanuli Utara meluap membawa potongan-potongan kayu, membuat dua kecamatan terendam banjir.

TAPANULI UTARA, METRODAILY – Hujan deras yang melanda Kabupaten Tapanuli Utara pada Minggu (29/12/2024) menyebabkan Sungai Aek Sarulla meluap dan menggenangi permukiman warga di dua kecamatan, yakni Kecamatan Pahae Jae dan Siatas Barita.

Banjir bandang ini menyebabkan kerusakan infrastruktur dan mengancam keselamatan warga yang terperangkap di dalam rumah.

Banjir yang terjadi sekitar pukul 19.30 WIB tersebut menggenangi rumah-rumah warga dengan ketinggian air hampir mencapai satu meter.

Arus deras juga membawa bongkahan kayu, menumbangkan pohon, dan merobohkan tiang listrik, sehingga menyebabkan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Pahae Jae-Tarutung lumpuh total. Banyak kendaraan terpaksa berputar arah karena tidak dapat melintasi jalan yang terendam air dan material lumpur.

"Sungai Aek Sarulla meluap setelah hujan deras, menyebabkan banjir yang merendam rumah-rumah warga. Arus air yang deras bahkan sempat sampai ke atas jembatan di Pasar Sarulla, membahayakan kendaraan yang melintas," ujar J. Sitompul, seorang warga setempat.

Warga yang terjebak di rumah mereka berusaha menyelamatkan barang berharga dan dokumen penting, sementara beberapa telah mengungsi ke tempat yang lebih aman. "Kami berjaga di rumah, meskipun air terus naik, untuk mengamankan barang-barang kami," kata Sitompul.

Sementara itu, di Desa Simorangkir Julu, Kecamatan Siatas Barita, tanah longsor juga dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, menghambat aktivitas warga dan kendaraan. Meskipun tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, kerusakan rumah dan fasilitas umum cukup signifikan.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, bersama dengan petugas dari BPBD dan Dinas PU, telah dikerahkan untuk membantu penanganan bencana dan memperbaiki infrastruktur yang rusak. Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.

Hingga saat ini, bantuan untuk korban banjir masih sangat dibutuhkan, termasuk logistik dan pakaian. Diharapkan bantuan dari pemerintah dan masyarakat dapat segera meringankan beban warga yang terdampak. (rel)

Editor : Editor Satu
#aek sarulla meluap #Banjir bandang di taput