SIMALUNGUN, METRODAILY - Pasangan suami istri Biden Damanik(70) Niang Saragih (41) yang hilang tersapu banjir bersama bangunan rumahnya, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Kapolsek Raya Kahean Iptu Lumban Sirait, Rabu (25/12) mengatakan, setelah mendapat laporan adanya korban hilang dan rumah tersapu banjir, pihaknya langsung berkordinasi dengan pihak terkait, yakni pihak kecamatan, BPBD Simalungun dan Koramil 20 Raya Kahean.
Upaya pencarian dilakukan bersama masyarakat. Setelah melakukan pengecekan di lokasi rumah yang tersapu banjir, sepedamotor Honda Revo milik korban ditemukan di dalam sungai tidak jauh dari lokasi rumah.
Tim pun melanjutkan pencarian, namun hingga Pukul 23.00 Wib, tidak ada tanda tanda keberadaan korban, sehingga pencarian dihentikan.
Kemudian pada Rabu (25/12) pagi, pencarian dilanjutkan. Pencarian dilakukan di aliran Bah Sombu Nagori Bangun Raya dan di Huta IV Maratur Nagori Sambosar Raya Kecamatan Raya Kahean.
Setelah melaksanakan apel dan arahan oleh Camat Raya Kahean Janopel Purba dan Kapolsek Raya Kahean, kegiatan evakuasi barang - barang dan pencarian terhadap 2 orang korban dilaksanakan dibantu oleh masyarakat dan keluarga korban dengan cara mencari di sepanjang aliran sungai Bah Sombu.
Pencarian dibagi 2 tim yang terdiri dari Koramil 20 Raya, Polsek Raya Kahean, Staf Kantor Kecamatan dan masyarakat yang mana tim 1 mencari dari rumah korban ke arah Huta IV Maratur Nagori Sambosar Raya dan tim 2 sebaliknya.
Sekiranya pukul 10.15 WIB korban Sania Saragih ditemukan terjepit di antara pepohonan bambu di pinggir aliran sunga di Huta IV Maratur Nagori Sambosar Raya dan dalam keadaan meninggal dunia.
Selanjutnya dilakukan evakuasi oleh tim pencari bersama dengan tim BPBD Simalungun dan sekitar pukul 10.40 WIB korban Ramiden Damanik ditemukan tidak jauh dari lokasi penemuan pertama.
Selanjutnya kedua korban dibawa ke Puskesmas Sindar Raya untuk dilakukan visum luar dan membersihkan tubuh korban.
Kedua korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.(Her)
Editor : Metro-Esa