TOBA, METRODAILY - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Penyeberangan (KSOPP) Danau Toba membuka Posko Angkutan Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Posko ini akan ada selama 19 hari dimulai pada 18 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025.
Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Penyeberangan (KSOPP) Danau Toba, Rijaya Simarmata, menyampaikan bahwa Posko Angkutan Libur Nataru di Ajibata, Kabupaten Toba telah dibuka sejak, Rabu (18/12/24).
"Posko Nataru ini kita buka mendukung kelancaran arus penyeberangan kapal, selama periode libur akhir tahun dan untuk meningkatkan layanan angkutan sungai, danau, dan penyeberangan kepada masyarakat," ujarnya, Kamis (19/12/24).
Dikatakan Rijaya, dibukanya posko ini guna meningkatkan kesiapsiagaan seluruh petugas yang terlibat. Posko Nataru ini juga berperan penting dalam memastikan kelancaran dan keamanan penyeberangan selama periode Libur Nataru.
"Maka dari itu, perlu koordinasi dan sinergi antar semua pihak. Penyelenggaraan Posko Nataru merupakan tindak lanjut dari Kemenhub untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat yang menyeberang ke Samosir," sebutnya.
Dijelaskan Rijaya, lonjakan kendaraan dan penumpang kapal tujuan ke Samosir akan terjadi dalam dua gelombang. Dimana gelombang pertama libur Natal dan gelombang kedua libur tahun baru.
"Maka dari itu juga, kita perlu menyiapkan petugas untuk mengatasi segala kemungkinan dengan tetap saling berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan yang terkait, seperti Basarnas, Polri, TNI dan lainnya," ucapnya.
Rijaya menyebutkan, Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba hingga kini masih menjadi pilihan favorit para wasatawan, ditambah lagi para perantau yang pulang untuk merayakan Natal dan Tahun Baru. Artinya, ribuan kendraan dan wisatawan diprediksi akan masuk ke Samosir dalam beberapa hari ke depan.
Sementara itu, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Danau Toba bakal memastikan standar keselamatan operasi perusahaan baik di pelabuhan maupun penyeberangan kapal dapat terjaga dengan baik selama Nataru.
General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) cabang Danau Toba, Fauzie Akhmad menyampaikan, pihaknya bersama KSOPP, Basarnas, Polairud, Tim medis melakukan simulasi (top drill) penanganan orang jatuh dalam kondisi keramaian di pelabuhan.
"Artinya kru PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) cabang Danau Toba siap untuk mengantisipasi apabila terjadi kondisi darurat. Apapun kondisinya dan apapun yang terjadi, kita bersama kru selalu siap dan Libur Nataru 2024/2025 harus berjalan lancar dan aman," pungkasnya. (net)
Editor : Editor Satu