Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Survei Jalur Mudik Temukan 120 Titik Rawan, Pemko/Pemkab Diminta Bertindak

Editor Satu • Rabu, 18 Desember 2024 | 10:30 WIB
Kepala Dishub Sumut Agustinus.
Kepala Dishub Sumut Agustinus.

MEDAN, METRODAILY - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyurati pemerintah kabupaten/kota (pemkab/pemko) terkait prasarana kondisi jalan menjelang arus mudik Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 atau Nataru.

Kepala Dishub Sumut Agustinus mengatakan hal itu dilakukan sebagai tindak lanjut hasil survei jalur mudik yang telah dilalukan 2-6 Desember 2024. "Kami telah menyurati pemerintah kabupaten/kota terkait kondisi jalan yang berpotensi rawan kemacetan, rawan longsor, dan rawan kecelakaan," ujar Agustinus di Medan, Senin (16/12).

Dalam surat itu pihaknya meminta kepada seluruh pemerintah kabupaten/kota di wilayah ini melakukan berbagai upaya terhadap hasil survei yang telah dilakukan tersebut. Agustinus menyebut survei yang melibatkan Ditlantas Poldasu, BBPJN, PUPR, dan Jasa Raharja, ini mengidentifikasi 120 titik rawan yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas selama mudik Nataru.

"Hasil rekomendasinya ada yang jangka panjang maupun jangkah pendek. Kalau pengerjaan memerlukan waktu yang lama atau melewati arus mudik, bisa juga terlebih dahulu menambah rambu-rambu lalu lintas atau pengumuman," katanya.

Dia menjelaskan 120 titik rawan yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas selama mudik Nataru terdiri dari 30 titik rawan kecelakaan, 81 titik rawan macet, dan 9 titik rawan longsor.

"Selain menyurati, kami juga telah melalukan berbagai upaya lainnya termasuk memperkuat koordinasi dengan pemangku kebijakan terkait," katanya.

Agustinus memastikan persiapan perayaan hari besar keagamaan di wilayah ini dilakukan secara maksimal sebagai komitmen pemerintah memberikan rasa nyaman dan aman bagi masyarakat.

"Dishub sendiri telah menempatkan rambu-rambu peringatan sementara berbentuk spanduk di titik-titik rawan jalan longsor dan rawan laka lantas, agar pengemudi lebih hati-hati dan waspada," ujarnya.

Agustinus sebelumnya mengatakan tim terpadu melakukan survei jalur mudik Nataru di tiga rute utama Rute pertama jalur mudik yakni Medan- Batas Binjai-Namu Ukur-Batas Karo-Kabanjahe-Tiga Panah-Merek-Sidikalang-Simpang Tele-Pangururan-Dolok Sanggul-Onan Ganjang-Pakkat-Barus-Sibolga dan Padangsidempuan-Sipirok-Tarutung.

Lalu rute kedua, kata dia, Medan-Lubuk Pakam-Serdang Bedagai-Indrapura-Kisaran-Aek Kanopan-Rantauprapat-Aek Nabara-Kota Pinang-Gunung Tua-Sibuhuan-Batas Riau.

"Rute ketiga, Lubuk Pakam-Galang-Tebing Tinggi-Dolok Merawan-Pematangsiantar-Parapat- Balige-Siborong Borong-Tarutung- Sibolga-Padangsidimpuan-Madina- Batas Sumbar," kata dia.

Dirikan 12 Posko

Dishub Utara mendirikan 12 posko monitoring guna memantau pergerakan masyarakat selama arus mudik Nataru.

Kadishub Sumut Agustinus mengatakan posko tersebut didirikan di sejumlah titik di beberapa zona guna memastikan kelancaran arus mudik perayaan hari besar keagamaan tersebut.

"Tujuan didirikannya posko juga sebagai pusat informasi dan pemantauan," ujar Agustinus.
Dia menjelaskan posko monitoring itu akan tersebar di sejumlah unit pelaksanaan teknis dinas perhubungan di sejumlah kabupaten/kota.

"Nantinya, command center atau posko utama akan dibuat di Kantor Dishub Sumut," kata dia.

Dalam menyambut arus mudik, Agustinus menjelaskan bahwa pihaknya bersama pemangku kebijakan terkait telah melalukan berbagai persiapan lainnya.

Dia mengatakan pemangku kebijakan terkait juga akan mendirikan posko keamanan, posko kesehatan dan posko terpadu. "Selain posko monitoring, personel kita juga berada di posko posko tersebut. Kita berada di bagian tim itu," jelas dia.

Agustinus memprediksi puncak arus mudik natal di wilayah ini terjadi di 23-24 Desember 2024 dan puncak mudik tahun baru terjadi 31 Desember 2024.

Pihaknya mengimbau masyarakat yang hendak mudik agar melakukan perencanaan perjalanan dengan baik agar kegiatan mudik berjalan dengan lancar tanpa hambatan.

"Kami juga mengajak masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas, memastikan kesiapan kendaraan, serta berperilaku tertib di jalan. Ini merupakan langkah-langkah preventif demi menjaga keselamatan dan kenyamanan seluruh pemudik," ujarnya. (ant)

Editor : Editor Satu
#survey jalan #Dishub Sumut