Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Pasca Pilkada, Polres Simalungun Antisipasi Bencana

Editor Satu • Senin, 9 Desember 2024 | 11:10 WIB
Apel gabungan Siaga Bencana dalam rangka antisipasi dan penanggulangan bencana di Kabupaten Simalungun.
Apel gabungan Siaga Bencana dalam rangka antisipasi dan penanggulangan bencana di Kabupaten Simalungun.

SIMALUNGUN, METRODAILY - Pasca Pilkada Serentak 2024, digelar Apel Gabungan Siaga Bencana dalam rangka antisipasi dan penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten Simalungun.

Apel dipimpin Kapolres Simalungun AKBP Choky Sentosa Meliala di Lapangan Apel Mapolres Simalungun, Jalan Jhon Horailam Saragih Pamatang Raya, Kamis (5/12).

Apel dihadiri berbagai pejabat dan instansi terkait, termasuk Wakil Bupati Simalungun Zonny Waldi, mewakili Dandim 0207/Simalungun Kapten CKE BJ Tampubolon, dan Ketua Sementara DPRD Simalungun Makmur Damanik. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengamanan kamtibmas pasca pemungutan suara Pilkada 2024.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menjelaskan apel gabungan ini melibatkan 9 satuan tugas (satgas) yang terdiri dari Kodim 0207/Simalungun, Sat Samapta, Gabungan Staf Polres, Gabungan Intel Reskrim dan Narkoba,
Satpol PP, Dishub, Dinkes, BPBD Simalungun, dan Basarnas. Masing-masing satgas menerjunkan satu SST (Satuan Setingkat Peleton) personel.

"Apel ini diselenggarakan sebagai bentuk kesiapsiagaan dan koordinasi antar instansi dalam mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana yang mungkin terjadi di wilayah Kabupaten Simalungun," ujar Verry.

Pelaksanaan apel dilakukan dengan urutan sistematis, dimulai persiapan berupa pengambilalihan komando oleh Komandan Apel, dilanjutkan pendahuluan yang meliputi laporan Perwira Apel kepada Pimpinan Apel.

Pada acara pokok, dilaksanakan penghormatan pasukan, pemeriksaan pasukan, penyampaian amanat apel, dan pembacaan doa.

Kapolres Simalungun AKBP Choky Sentosa Meliala menyampaikan, kegiatan ini sebagai sarana untuk mengumpulkan kapasitas daerah, sarana dan prasarana logistik termasuk sumber dana dari berbagai unsur.

Di samping itu, apel ini untuk menguji kemampuan dan keterampilan dalam memobilisasi sumber daya serta pengoperasian sarana dan prasarana dalam penanggulangan bencana.

Menurut Choky, apel ini bukan hanya seremonial, tetapi tetapi manifestasi kesiapan pemerintah daerah, TNI, Polri, maupun komponen masyarakat dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Di sampaikan Choky, wilayah Kabupaten Simalungun apabila ditinjau dari aspek geografis memiliki potensi terjadinya bencana alam, terutama tanah longsor akibat curah hujan tinggi. Sehingga perlu untuk tetap siap siaga dan selalu waspada apabila sewaktu-waktu terjadi.

“Kita ketahui bersama sebentar lagi kita akan menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru. Untuk itu kita mengharapkan tidak ada gangguan yang terjadi," ujar Choky.

Masih kata Choky, penanggulangan bencana alam bukan hanya tugas pemerintah, TNI, Polri, SAR, maupun instansi terkait.

Panggilan kemanusiaan menjadi tanggung jawab kita bersama, perlu mengantisipasi melalui penyusunan rencana penanggulanan bencana yang baik (Good Disaster Management Plan) sebagai bentuk upaya mitigasi bencana,” tulasnya.

Lebih lanjut Choky menyampaikan, menyikapi kejadian fenomena alam yang terjadi belakangan ini, patut bersyukur saat Pilkada lalu tidak ada kendala, partisipasi masyarakat tinggi walaupun diguyur hujan.

"Tingkat partisipasi masyarakat kita 60 persen. Kita berada di atas kabupaten lainnya berkat sinergitas dan kerja sama kita semua dalam mensukseskan pesta demokrasi," katanya. (rel/esa)

Editor : Editor Satu
#Antisipasi Bencana Alam #Polres Simalungun