Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Isu Pengangkatan Pegawai Baru Gemparkan Lingkungan PDAM Tirtalihou

Editor Satu • Senin, 9 Desember 2024 | 11:00 WIB
Dirut PDAM Tirtalihou.
Dirut PDAM Tirtalihou.

SIMALUNGUN, METRODAILY - Menjelang Pilkada Kabupaten Simalungun 2024, sejumlah wajah baru terlihat masuk dan bekerja menjadi karyawan kontrak di PDAM Tirtalihou, perusahaan Milik Pemkab Simalungun. Bukan hanya di kantor pusat, bahkan di kantor unit pelayanan juga banyak wajah baru yang muncul.

Menurut informasi yang beredar di lingkungan karyawan, para wajah baru itu membayar dengan jumlah yang fantastis untuk selanjutnya diangkat menjadi karyawan.

"Kami dengar isunya mereka diminta uang sekitar Rp50 juta sampai Rp100 juta untuk diangkat dulu menjadi karyawan kontrak, selanjutnya diangkat menjadi pegawai tetap," kata sejumlah sumber.

Bukan jumlah yang sedikit, bahkan sebanyak 40 nama karyawan baru akan diangkat. Bila besarannya mencapai Rp100 juta, maka jumlah uang yang diduga dikutip dari para karyawan itu adalah sebesar Rp4 miliar.

Sementara sebelumnya, Bupati Simalungun RHS saat bertemu dengan ratusan pegawai PDAM Tirtalihou 16 November 2022 di Pendopo Rumah Dinas Bupati, mengatakan bahwa jumlah pegawai sudah berlebih. Dan, RHS juga menegaskan tidak akan ada penambahan pegawai, yang ada penambahan kesejahteraan pegawai.

"Saat itu juga para pegawai diberikan nomor pribadi oleh bupati untuk melaporkan bila ada penambahan pegawai," kata sumber menambahkan.

Setelah pilkada Simalungun 2024 berakhir, kembali beredar isu yang menggemparkan di tengah-tengah karyawan akan ada pengangkatan pegawai baru dari pegawai kontrak yang baru muncul.

Sejumlah karyawan merasa keberatan dengan pengangkatan pegawai kontrak yang baru masuk menjadi pegawai tetap. Mereka beranggapan Dirut PDAM Tirtalihou masih banyak menahan hak-hak karyawan yang ada saat ini.

"Termasuk yang tidak diberikan hak karyawan, insentif tahunan selama 3 tahun, dana pegawai yang sudah pensiun,: kata sejumlah karyawan yang enggan menyebutkan namanya.

Selain itu, saat periode Direksi sebelumnya jumlah pelanggan PDAM Tirtalihou sebanyak 38.360 sr, sementara saat dirut yang baru yakni Dodi Mandalahi hanya 38.736 sr.

Dalam artian selama 2 tahun lebih penambahan pelanggan hanya 403 sr.
Bila pengangkatan pegawai kontrak ini terus dipaksakan, sejumlah pegawai mengancam akan melakukan demonstrasi besar-besaran terhadap Dirut PDAM Tirtalihou.

Dirut PDAM Tirtalihouy Dodi Mandalahi yang coba dikonfirmasi soal pengangkatan pegawai, dana insentif tahunan dan hak pegawai pensiun, tidak memberikan jawaban.

Hingga berita ini dikirim ke meja redaksi, pesan singkat melalui wa tak juga dibalas. (rel)

Editor : Editor Satu
#pdam tirtalihou