TAPSEL, METRODAILY - Akses Jalan Lintas Nasional Batu Jomba, Sumatera Utara yang sempat terhenti akibat aksi blokade oleh sekelompok masyarakat, kembali dibuka kembali.
Pembukaan akses dilakukan oleh polisi dari Satuan Lalulintas (Sat Lantas) Polres Tapanuli Selatan dan Polsek Sipirok pada Senin (4/11/2024).
Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Yasir Ahmadi, SIK, MH, melalui Kapolsek Sipirok, Iptu Aswin Manurung, mengungkapkan, personel Sat Lantas dan Polsek Sipirok membuka blokir Jalan Batu Jomba tanpa ada perlawanan dari pihak manapun.
Dengan dibukanya kembali akses ini, arus lalu lintas di ruas Jalan Nasional Lintas Tengah Sumatera, khususnya di Desa Luat Lombang, Kecamatan Sipirok, kembali lancar untuk kendaraan roda empat ke bawah.
Sebelumnya, sekitar 50 orang melakukan aksi dengan menyusun batu di tengah jalan sebagai bentuk protes, terkait pembatasan kendaraan yang tidak diperbolehkan melintas dari Jalan Batu Jomba.
Aksi tersebut mengakibatkan arus lalu lintas terhenti selama satu setengah jam, menciptakan kemacetan di kedua arah.
Menurut perwakilan masyarakat, pemblokiran ini dilakukan untuk menarik perhatian atas kebijakan yang dianggap merugikan perekonomian lokal, terutama bagi pemilik usaha Rumah Makan dan angkutan yang bergantung pada akses jalan tersebut.
Kapolsek Sipirok menjelaskan pembatasan kendaraan berdampak besar terhadap kehidupan ekonomi masyarakat setempat.
“Situasi Kamtibmas di lokasi terpantau aman dan kondusif,” tambahnya.
Dengan dibukanya kembali Jalan Batu Jomba, diharapkan arus lalu lintas dapat kembali normal dan memberikan dampak positif bagi perekonomian warga sekitar. (net)
Editor : Editor Satu