Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Jalan Batu Jomba Sipirok Masih Rusak, Jalur Alternatif Swakelola Jadi Solusi

Editor Satu • Selasa, 1 Oktober 2024 | 09:35 WIB
Jalan lintas Batu Jomba Sipirok (Tapsel), masih rusak berat.
Jalan lintas Batu Jomba Sipirok (Tapsel), masih rusak berat.

TAPSEL, METRODAILY - Situasi terbaru jalan lintas nasional Batu Jomba Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) masih rusak berat. Ada larangan kendaraan melintas ke arah batu jomba jurusan Medan.

Agar pengendara mengalihkan perjalanan melalui jalan alternatif lain, baik jalan altetnatif dari Sibolga- Medan atau Gunung Tua-Medan.

Tetapi imbauan itu sebagian kendaraan masih menerobos jalan rusak batu jomba tersebut. Bahkan sebagian kendaraan yang terlanjur melewatinya masih ditarik oleh warga maupun kendaraan yang siaga di lokasi.

Di balik berita Batu Jomba yang rusak parah, saat ini ada pengerjaan pengalihan jalan rusak yang dilaksanakan warga secara swakelola.

Pengalihan yang dimaksud yaitu tebing yang berada di atas titik kerusakan badan Jalan Batu Jomba akan menjadi jalur alternatif yang saat ini sedang dikerjakan.

Informasi yang didapat awak media di lokasi, Senin (30/9/2024), menyebutkan jalan alternatif dimaksud nantinya akan digunakan untuk kendaraan bermuatan berat.

Sedangkan jalan lama tetap akan digunakan seperti biasa namun khusus untuk kendaraan umum atau yang tidak bertonase tinggi maupun kendaraan pribadi.

Menurut warga setempat langkah tersebut diambil untuk menghindari kemacetan maupun kesulitan pengendara saat melintasi daerah tersebut.

Warga setempat yang dijumpai di lokasi itu mengatakan lahan yang menyerupai tebing yang akan menjadi jalur alternatif tersebut adalah milik warga daerah itu bermarga Siahaan, kemudian dibantu dikerjakan oleh salah satu perusahaan swasta yang bergerak di wilayah itu.

Pantauan awak media, sejumlah kendaraan dari arah Tarutung menuju Sipirok sudah dapat melewati tanjakan Jalan Batu Jomba yang terus menerus rusak karena amblas yang disebut disebabkan patahan bumi atau patahan aktif Sesar Sumatera, namun tidak sedikit kendaraan yang terpaksa ditarik.

Sedangkan dari arah sebaliknya, meski harus ekstra hati hati saat melewati penurunan, namun seluruh kendaraan yang terpantau bisa melewatinya sehingga kemacetan panjang tidak terjadi.

Menurut warga setempat juga, kemungkinan badan jalan yang menjadi alternatif tersebut akan dapat bertahan meski masih dalam dalam bagian jalur patahan, karena di bawahnya kemungkinan material keras berupa batu. (Irs)

Editor : Editor Satu
#batu jomba tapsel