Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Bagas Silua, Gerai Modern Pasarkan Produk UMKM Tapsel

SAMMAN • Sabtu, 28 September 2024 | 17:47 WIB
Manajemen PTAR melihat berbagai produk makanan oleh-oleh Batangtoru yang dijual di gerai Bagas Silua, Aek Pining, Batangtoru, Tapsel, Sabtu (28/9/2024). (Samman/MetroDaily)
Manajemen PTAR melihat berbagai produk makanan oleh-oleh Batangtoru yang dijual di gerai Bagas Silua, Aek Pining, Batangtoru, Tapsel, Sabtu (28/9/2024). (Samman/MetroDaily)

TAPSEL, METRODAILY-PT Agincourt Resources (PTAR) merilis binaan baru berupa gerai modern yang memasarkan produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) lokal. Gerai pertama diresmikan, Sabtu (28/9/2024) di depan pintu masuk Tambang Emas Martabe, Desa Aek Pining, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Gerai itu bernama Bagas Silua. Seperti namanya yang memiliki arti; rumah oleh-oleh. Gerai ini diproyeksikan akan menjadi toko ritel sekaligus pusat pembinaan khusus produk jajanan khas lokal, yang dikemas secara modern dan sesuai standar yang berlaku.

Pada peresmian gerai pertama ini, Bagas Silua sudah memiliki 43 produk dari lebih 20 UMKM binaan yang ada di Kecamatan Batangtoru dan Muara Batangtoru. Dan Bagas Silua terus membuka peluang bagi produk-produk UMKM lain yang ingin bergabung.

“Jadi ini UMKM binaan, kita buatkan satu wadah. Satu wadah yang memudahkan costumer (konsumen), one stop shopping (belanja berbagai macam jenis). Dan di daerah sini belum ada pusat oleh-oleh, jadi kita bantu kesempatannya,” terang Senior Manager Community PTAR Christine Pepah.

Pepah memastikan, selain di Bagas Silua, UMKM binaan juga masih bisa menjual produknya di tempat atau toko lain. Dan Bagas Silua juga akan terus membuka peluang kolaborasi dengan usaha-usaha lokal lain di luar binaan.

Dari 48 jenis produk yang dijual di Bagas Silua, lebih didominasi makanan ringan yang diproduksi rumahan di Batangtoru dan Muara Batangtoru. Meski pun lokal, produk ini dikemas dengan standar dan label makanan olahan sesuai aturan otoritas yang membidangi. Termasuk label halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Kemasannya memang masih berasal dari luar. Namun dikemas, didesain di masing-masing rumah produksi. Nantinya, Bagas Silua ini jadi pusatnya,” tambah Pepah.

Senior Manajer Komunitas PTAR, Christine Pepah melihat produk suvenir Batangtoru yang dijual di gerai Bagas Silua, Aek Pining, Batangtoru, Tapsel, Sabtu (28/9/2024). (Samman/MetroDaily)
Senior Manajer Komunitas PTAR, Christine Pepah melihat produk suvenir Batangtoru yang dijual di gerai Bagas Silua, Aek Pining, Batangtoru, Tapsel, Sabtu (28/9/2024). (Samman/MetroDaily)

Selain makanan ringan, produk lokal yang dijual di Bagas Silua berupa suvenir yang diproduksi pengrajin-pengrajin lokal. Seperti tas dan kain batik Batangtoru, atau vas dan kotak tisu yang diolah dari limbah palet kayu.

Bagas Silua dikelola tersendiri dan mandiri. Dan hanya menjual produk-produk lokal, terutama binaan PTAR. Bagas Silua akan lebih dahulu melakukan asesmen bagi UMKM lokal, yang akan ikut kolaborasi.

“Kita masih terus asesmen (UMKM). Kita juga minta data UMKM lokal dari Dinas. Nanti kita datangi, kita lakukan pembinaan sesuai standar, supaya mandiri, dan majunya juga bareng-bareng,” terang Defia, pengelola Bagas Silua.

Camat Batangtoru Mara Tinggi yang ikut pada peresmian perdana ini berharap lebih dari Bagas Silua ini. Tidak hanya menjadi ritel produk lokal, tetapi juga menjadi pusat jajanan yang menjadi tongkrongan warga Batangtoru.

“Misal kalau di hari-hari tertentu itu juga ada gelar live musik, nonton bareng, yang menjadi tujuan masyarakat ke sini,” pintanya.

Mara Tinggi berpesan, agar Bagas Silua senantiasa menjaga kualitas produk, standar, dan kebersihan serta kerapian tata letak tempat. Terakhir, ia juga mengajak akan inovasi dan kreativitas yang terus dimutakhirkan. (SAN)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : SAMMAN
#PTAR #Agincourt Resources #Batangtoru