TONGGING, METRODAILY - Jumlah penumpang minibus Toyota Innova berwarna hitam dengan nomor polisi BK 1542, yang terjun ke Danau Toba di sekitar Pantai Sukacita Desa Tongging Kecamatan Merek Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Rabu (31/7/2024) sore, ternyata belum diketahui pasti.
Koordinator Pos SAR Danau Toba, Hisar Turnip, menyatakan tim penyelam telah dikerahkan untuk melakukan pencarian di dalam danau. "Sementara tim darat berusaha mengumpulkan informasi lebih lanjut dari saksi mata terkait jumlah pasti korban yang masih berada di dalam minibus tersebut," katanya dalam keterangan tertulisnya yang diterima MetroDaily, hari ini.
Ia menyebutkan, tim SAR menggunakan Alut Regead Inflatable Boat (RIB). Tim menuju lokasi melalui jalur air dan tiba di lokasi satu jam setelah dihubungi. Tim langsung melakukan penyelaman.
"Fokus utama kami adalah menemukan korban secepat mungkin. Akhirnya sekitar pukul 19.55 Wib, seorang korban atas nama Econ Haloho (53), warga Desa Ujung Mariah Kecataman Pematang Silima Huta Kabupaten Simalungun, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada kedalaman sekitar 15 meter," kata Hisar.
Usai mengevakuasi jenazah, tim menyerahkan korban kepada pihak keluarga.
Ia menegaskan, saat ini belum ada informasi pasti mengenai jumlah penumpang yang berada di dalam minibus tersebut. Seluruh tim sedang berupaya mengumpulkan informasi guna mengetahui jumlah penumpang serta identitas mereka.
"Pencarian akan kami lanjutkan besok pagi (hari ini, Red) dengan melakukan penyelaman di sekitar area. Fokusnya adalah menemukan minibus, guna memastikan ada atau tidaknya korban lain yang terjebak di dalam kendaraan tersebut. Kita berharap seluruh korban bisa kita temukan," tambah Hisar.
Sementara itu, pihak pengelola kapal ferry penyeberangan Danau Toba, membantah korban adalah calon penumpang KMP Jurung-jurung. Menurutnya, KMP Jurung-jurung datang ke lokasi untuk membantu proses evakuasi korban. Bukan karena korban adalah calon penumpang mereka.
"Jadi, pelabuhan itu adalah pelabuhan kapal kayu biasa, bukan pelabuhan kapal ferry. Kapal kayu itu juga tidak bisa mengangkut kendaraan roda empat. KMP Jurung-jurung terlihat di lokasi untuk membantu evakuasi. Namun banyak akun-akun Tiktok yang salah paham dan mengatakan korban adalah calon penumpang kapal ferry," cetus dua orang wakil pengelola kapal ferry bernama Mardi Damanik dan bermarga Sitanggang, yang menghubungi MetroDaily.
Diberitakan sebelumnya, satu unit mobil Innova terjun bebas ke perairan Danau Toba, di Pelabuhan Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatera utara, Rabu (31/07/2024) pukul 16.30 WIB. Pengemudi mobil ditemukan tewas.
Informasi diperoleh dari siaran langsung akun Tiktok Mak Dani br Haloho, korban diketahui adalah kepala desa di Desa Soping, Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun.
Saat kejadian, entah bagaimana, di jalanan yang menurun, pengemudi hilang kendali dan mobil terus meluncur langsung terjun ke perairan Danau Toba dan tenggelam.
Orang-orang yang ada di pelabuhan kontan terkejut. Sejumlah warga setempat turun ke air mencoba menolong korban. Namun mobil telah tenggelam di kedalaman 15-20 meter, hingga warga tidak mampu menyelam tanpa peralatan memadai.
Kemudian, video siaran langsung itu juga menyorot keberadaan KMP Jurung-jurung di lokasi kejadian, dan menyebut kapal ferry rute dari Pelabuhan Tongging menuju Silalahi dan Simanindo, Samosir itu adalah kapal yang hendak ditumpangi korban. Informasi ini kemudian dibantah oleh pihak KMP Jurung-jurung.
Belum diketahui apa penyebab korban hilang kendali atas mobil yang dikemudikannya. (Mea/leo)
Editor : Editor Satu