LABURA, METRODAILY - Titi rambin (jembatan gantung) penghubung Dusun Batu Juguk, Sampaian dan Lubuinas Desa Kuala Beringin Kecamatan Kualauh Hulu Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) tiba-tiba putus, Jumat (31/5). Akibatnya, jalur transportasi ke 3 Dusun tersebut terisolir.
Saat jembatan gantung itu putus, 4 warga jadi korban, jatuh dari ketinggian 15 meter dan mengalami luka berat. Salah seorang warga Dusun Sampaian, Jasiun Tampubolon mengatakan bahwa sekitar 30 menit pasca warga mendapat informasi jembatan gantung putus sekitar jam 17.30 Wib.
"Memakan korban sebanyak 4 orang mengalami luka-luka, 2 diantaranya mengalami patah tulang" kata Jasiun Tampubolon.
Putusnya jembatan gantung itu sebut Jasiun disebabkan salah satu tali baja kontruksi penghubung putus dikarenakan berkarat dimakan usia.
Saat itu, diceritakan Jasiun, 3 unit sepeda motor dan 1 unit sepeda motor menggunakan keranjang sarat muatan TBS melintas di jembatan.
"Empat pengemudi dan penumpang sepeda motor jatuh dari ke tinggian 15 meter, ke dasar sungai Aek rimau yang saat kejadian air sungai surut dampak kemarau panjang,” katanya.
Empat orang warga Desa Kuala Beringin itu luka-luka, dan 2 diantara mengalami patah tulang. Sedangkan 2 unit sepeda motor sampai saat ini masih tergantung diatas jembatan gantung, belum dapat dievakuasi" kata warga tersebut.
Sementara itu, staff Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sudarman menjelaskan bahwa setelah mendapat informasi peristiwa putusnya jembatan gantung itu pimpinannya mengintruksikan para staf untuk segera turun ke TKP.
"Setibanya sampai di TKP ke 2 orang korban luka-luka berat patah tulang dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit terdekat, untuk mendapatkan pertolongan," jelas Sudarman.
Selanjutnya, sebut Sudarman, petugas BPBD Labura menurunkan sebanyak 1 unit perahu karet, untuk alat transformasi penyerangan warga keluar masuk dari ketiga dusun tersebut.
Pantauan awak media, Sabtu, 1 Juni 2024 sekitar pukul 11.00 WIB terlihat sejumlah petugas dari dinas PU Bina Marga Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) sedang melakukan pengukuran jembatan yang rusak tersebut, guna untuk persiapan pembangunan jembatan gantung yang baru.(sumber:medanpikiranrakyat)
Editor : Metro-Esa