Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Puluhan Warga Diduga Keracunan Nasi Wirid

Admin Metro Daily • Kamis, 22 Februari 2024 | 10:54 WIB
Sejumlah pasien diduga keracunan makanan di RSUD Rantauprapat.
Sejumlah pasien diduga keracunan makanan di RSUD Rantauprapat.

LABUHANBATU, METRODAILY - Puluhan warga Kelurahan Sioldengan, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu terpaksa harus menjalani perawatan intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat. Mereka diduga keracunan massal setelah mengonsumsi makanan.

Selasa (20/2) siang di IGD RSUD Rantauprapat, puluhan warga yang sebagian besar wanita dan anak-anak menjalani perawatan.

Salah seorang pasien, Hariati warga Lingkungan Sibuaya Kelurahan Sioldengan Kecamatan Rantau Selatan mengaku mengalami sakit perut, pusing, muntah, dan buang air besar sejak Senin (19/2) sekitar pukul 21.00 WIB. Selain dia, anak-anaknya juga mengalami kondisinyang sama. Sehingga Selasa (20/2) mereka dibawa ke RSUD Rantauprapat.

"Gejala sakit perut yang saya alami diduga karena makan nasi campur bingkisan dari perwiridan ibu-ibu," ungkapnya.
Hariati menjelaskan, perwiridan di Lingkungan Sibuaya rutin digelar setiap di hari Senin setiap minggu, secara bergiliran di rumah anggota.

Kali ini, kata dia, kebetulan perwiridan dilaksanakan di rumah E, yang masih kerabatnya. Dulunya, E tinggal di Lingkungan Sibuaya, namun kemudian pindah ke Lingkungan Padang Pasir. Hanya saja, E tetap mengikuti perwiridan dengan tetangganya dari tempat tinggalnya yang lama.

Di perwiridan tersebut, anggota yang hadir diberi bingkisan nasi campur lengkap dengan sambal tauco dan lainnya. Nasi tersebut dikemas dalam streofom putih.

"Puluhan anggota perwiridan dan keluarga termasuk anak-anak berdatangan ke rumah sakit karena mengalami gejala seperti yang saya alami," jelas Hariati.

Humas RSUD Rantauprapat Doni Simamora membenarkan pihaknya menangani puluhan warga yang diduga keracunan makanan.

"Kita belum bisa memastikan jumlah pasien yang mengalami gejala keracunan, karena pasien terus berdatangan. Dari data yang diperoleh ada sekitar 60 orang lebih termasuk wanita dan balita," terang Doni.

Pihak RSUD Rantauprapat juga memastikan ketersediaan tempat dan obat-obatan untuk menangani pasien yang mengalami keracunan makanan. (bud)

Editor : Admin Metro Daily