Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Mayat Wanita 72 Tahun ditemukan Mengambang di Danau Toba

Leo Sihotang • Senin, 5 Februari 2024 | 15:11 WIB
Sesosok mayat perempuan berusia 72 tahun ditemukan mengambang di Danau Toba. (Foto: Polres Toba)
Sesosok mayat perempuan berusia 72 tahun ditemukan mengambang di Danau Toba. (Foto: Polres Toba)

TOBA, METRODAILY- Sesosok mayat paruh baya berjenis kelamin perempuan ditemukan terapung di Danau Toba tepatnya di Dusun II Siringoringo, Desa Lumban Binanga, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba Sumatera Utara, Minggu (04/2/2024) sekira pukul 07.15 WIB.

Mayat perempuan tersebut, diketahui bernama Sampe Rotua Boru Napitupulu (72), warga Dusun II Siringoringo, Desa Lumban Binanga, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba itu ditemukan oleh Pariang Hutajulu (50), warga Dusun II Siringoringo, Desa Lumban Binanga, Kecamatan Laguboti.

Kapolres Toba AKBP Wahyu Indrajaya SH, S.I.K melalui Kapolsek Laguboti AKP Agus Sucipto yang dirilis Kasi Humas AKP Bungaran Samosir, membenarkan kejadian tersebut.
Kasi Humas menerangkan sekira pukul 07.15 Wib Pariang Hutajulu mau berangkat ke danau untuk melihat jaring ikan. Kemudian Pariang Hutajulu melihat korban sudah mengapung di danau dengan posisi muka korban menghadap ke atas. Jarak Pariang Hutajulu melihat dari sampan berkisar 5 meter.

"Pariang Hutajulu memanggil rekannya yang bernama Sahata Hutajulu (48), warga Dusun II Siringoringo, Desa Lumban Binanga, Kecamatan Laguboti yang sama-sama melihat jaring ikan. Setelah itu, keduanya pun melihat korban sudah mengapung tidak bernyawa lagi, dan selanjutnya keduanya pun memberitahukan kepada pihak keluarga," terang humas.

Selanjutnya keluarga memberitahukan kepada pihak kepolisian.

Mendapati informasi tersebut, pihak kepolisian pun langsung menuju ke lokasi penemuan mayat tersebut.
"Setiba di lokasi, pihak kepolisian dan keluarga mengeluarkan mayat tersebut dari tepi danau dan kemudian jenazah dibawa ke RSUD Porsea untuk dilakukan visum luar. Hasil dari visum tidak ditemukan bekas luka dibagian tubuh korban ataupun memar. Atas kejadian meninggalnya korban adalah murni tenggelam di tepian danau Toba," jelasnya.

Bungaran juga mengatakan Atas kejadian tersebut keluarga dari korban yaitu anak kandung korban bernama Tio Hutajulu, tidak bersedia untuk dilakukan autopsi atas jasad korban.

Menurut keterangan dari keluarga bahwa korban sudah mengidap penyakit pikun.
"Pihak Keluarga menerima dengan ikhlas atas kematian orang tua mereka dan tidak akan keberatan serta menuntut kepada pihak kepolisian maupun secara hukum yang berlaku," ungkap Kasi Humas

Pihak Kepolisian menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga untuk disemayamkan di rumah duka dan selanjutnya membuat surat pernyataan tidak dilakukan autopsi dan tidak keberatan untuk tidak dilanjutkan ke proses hukum, pungkasnya. (os)

Editor : Leo Sihotang
#balige #danau toba