Hadir di acara itu perwakilan Forkopimda, Kadis PPKB Sibolga Richard M. Pangaribuan, Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil Mestika Helm Juliana Hutagalung, Kadis PMK, PP dan PA Rosidah Lubis, Camat dan Lurah Kota se Kota Sibolga, Ketua TP. PKK Kota Sibolga Hj. Farida Hanum Siregar beserta jajarannya, dan undangan lainnya.
Wali Kota Sibolga H. Jamaluddin Pohan dalam sambutanya yang dibacakan Sekda Yusuf Batubara menyampaikan, saat ini adalah tahun kedua semenjak Kota Sibolga ditetapkan sebagai fokus prioritas perluasan penanganan stunting Nasional.
“Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021, menunjukkan 25,8% balita di Kota Sibolga mengalami stunting, dan berdasarkan data survei yang sama pada tahun 2022 terjadi penurunan prevalensi stunting menjadi 14,5%,” bebernya.
Hal tersebut, katanya, tentunya terjadi karena kerja keras seluruh sektor, dalam mengintervensi stunting sehingga hasilnya bisa dicapai.
“Saya berharap kerja keras terus dilanjutkan, sehingga stunting di Kota Sibolga tahun 2023 dapat semakin diturunkan, bahkan dieliminasi. Untuk mencapai Kota Sibolga yang bebas dari stunting, maka diperlukan peran dari semua unsur, baik Forkopimda, Pemerintah, Akademisi, badan/pelaku usaha, komunitas dan media massa, sehingga harapan kita mewujudkan SDM yang berkualitas di Kota Sibolga dapat tercapai".
Sebelumnya, Kepala Bappeda Kota Sibolga Juneidi Tanjung selaku ketua panitia melaporkan, bahwa pelaksanaan kegiatan itu mengacu kepada Peraturan Presiden No. 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.
“Selain itu, juga untuk mengetahui gambaran prevalensi dan mengevaluasi hasil prevalensi stunting Kota Sibolga tahun 2023. Kemudian untuk mengetahui dan mengevaluasi hasil intervensí spesifik percepatan dan penurunan stunting di Kota Sibolga tahun 2023, serta untuk mengetahui dan mengevaluasi faktor determinan (berpengaruh) balita stunting,” ujarnya.
Acara itu juga dirangkai dengan penyampaian materi oleh Kadis Kesehatan Firmansyah Hulu dan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab, kemudian penyerahan piagam penghargaan kepada Puskesmas terinovatif dalam pelaksanaan kegiatan pemberian makan tambahan lokal sumber protein hewani, serta pemberian piagam penghargaan kepada tenaga pelaksanaan Gizi, selanjutnya penyerahan makan tambahan kepada Balita dan ibu hamil. (ril/rb) Editor : Metro Daily