Imbauan dikemukakan Kapolres karena bencana alam tanah longsor tersebut terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi sejak pagi.
“Seluruh masyarakat, khususnya yang bermukim di bantaran sungai hingga tebing yang rawan longsor, diimbau tetap waspada dengan kondisi cuaca ekstrem saat ini,” ungkap AKBP Dudung.
Ia mengatakan, sebelum peristiwa longsor terjadi, Kota Padangsidimpuan diguyur hujan sejak pukul 17.00 Wib. Akibatnya, tanah di lereng pemukiman warga bergerak dan labil, mengakibatkan tanah longsor menimpa rumah warga.
“Tidak hanya rumah warga, tanah longsor ini juga menutupi akses jalan dan mengganggu aliran listrik,” ucapnya
Mendapat laporan tanah longsor, personil Polres Padangsidimpuan beserta BPBD Padangsidimpuan bergerak cepat ke lokasi. Bahkan, beberapa upaya langsung dilakukan petugas guna mengantisipasi adanya korban.
Petugas telah mengevakuasi penghuni rumah agar untuk sementara tidak tinggal di daerah rawan longsor serta mengevakuasi barang-barang milik warga. “Saat ini, telah dilakukan pembersihan material di jalur akses jalan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini,” terangmya.
Hingga kini, listrik di lokasi kejadian sudah kembali normal. Bahkan, petugas telah mendirikan sejumlah posko untuk pengungsi. (humas polri) Editor : Metro Daily