Wali Kota Sibolga, Jamaluddin Pohan dalam sambutannya saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) dan Penyusunan Kontingensi Basarnas Nias mengapresiasi Kantor SAR Nias yang telah menyelenggarakan kegiatan yang bertema "Melalui Rapat Koordinasi Pencarian dan Pertolongan kita Tingkatkan Kerjasama dan Sinergitas Bidang Pencarian dan Pertolongan dalam Antisipasi Terjadinya Kecelakaan Kapal di Perairan Nias-Sibolga".
“Kami berharap, kegiatan yang dilaksanakan ini dapat bermanfaat dan semakin meningkatkan pelayanan SAR. Tentunya kepada masyarakat, khususnya Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah," ujar Jamaluddin.
Kepala Kantor SAR (Kakansar) Nias, Octavian menuturkan kegiatan yang dilaksanakan tersebut diharapkan dapat menyamakan persespsi semua stakeholder dalam pelaksanaan operasi SAR.
"Kita planingkan untuk menyamakan persepsi dan sinergitas. Apalagi 'kan untuk Tapteng-Sibolga ini banyak kejadian-kejadian luar biasa. Untuk itu, diperlukan bantuan dari stakeholder terkait bantuan dan operasi SAR, yaitu memberikan perlindungan kepada masyarakat," kata Octa kepada wartawan.
Octa juga menegaskan, pihaknya tidak memungut biaya terhadap masyarakat dalam pelaksanaan evakuasi dan pertolongan korban bencana. Pasalnya, evakuasi korban dalam penanggulangan bencana sudah menjadi tugas pokok dan fungsi dari Basarnas.
“Gak mungkin kita memungut biaya apapun saat masyarakat sedang susah. Pokoknya apapun kegiatan operasi SAR, maupun pakai kapal kami, selama operasi itu jelas dan pelaksanaannya sesuai prosedur itu tidak ada biaya apapun,” tuturnya.
Octa mengimbau kepada masyarakat agar jangan sungkan melaporkan bila ada kejadian yang kondisinya membahayakan manusia. Ia memastikan pihaknya akan segera menolong dan memberikan pelayanan secara gratis.
Turut hadir pada kegiatan itu, Korpos SAR Sibolga, Rawatan Sarumaha dan sejumlah Instansi/ Organisasi dari Kota Sibolga dan Tapteng. (dh) Editor : Metro Daily