Hal ini disampaikan pihak keluarga yang datang ke ruang Forensik RSUD dr Djasamen Saragih, Sabtu (4/11) dini hari.
Personil Satreskrim Polres Pematang Siantar pun terlihat membantu agar proses penjemputan korban berjalan lancar.
“Sudah dibawa pulang ke rumah duka karena siang mau disemayamkan,” ujar petugas Forensik.
Sesuai pernyataan keluarga, kata petugas, selama ini korban dikenal baik dan sopan. Bahkan jika ada tetangga mengalami kesulitan, korban tidak segan membantu.
“Orang tua korban masih di Makkah, lagi Umroh. Adiknya pun baru nikah. Itu cerita yang kami dapat,” katanya.
Kasat Reskrim Polres Pematang Siantar AKP Banuara Manurung membenarkan korban kini sudah dibawa ke rumah duka.
“Sudah. Pihak keluarga tadi mengetahui itu karena lihat pemberitaan media,” tukasnya.
Korban ditabrak KA di Jalan Lokomotif Kelurahan Dwikora Kecamatan Siantar Barat, Jumat (3/11) sekira pukul 11.00 WIB. Menurut saksi, ia sempat melihat korban duduk-duduk di tepi rel KA. Tak lama, terdengar suara KA dari kejauhan, serta suara klakson empat kali.
Lalu korban berdiri dan berjalan, dan KA barang tujuan Medan-Pematang Siantar menabrak tubuhnya. Akibatnya, korban meninggal dunia di lokasi kejadian. (int) Editor : Metro Daily