Menurut istri korban, Santa Simbolon (67), sebelum kejadian mereka berdu berada di gubuk yang ada di persawahan. Tiba-tiba petir menyambar, mengakibatkan tiang gubuk terbelah dan dirinya terlempar ke sawah. Sementara suaminya yang tersambar terkapar di lantai gubuk.
Warga Dusun IV Bandar Hanopan Desa Tinokah Kecamatan Sipispis Kabupaten Serdang Bedagai ini bersama warga sempat melumuri korban dengan lumpur dengan tujuan menetralkan suhu tubuh korban.
Namun nyawanya tidak dapat terselamatkan.
Oleh warga, korban kemudian dievakuasi ke rumah korban.
Kapolsek Raya Kahean AKP Jaresman Sitinjak yang mendapat informasi, bersama personel Polsek kemudian mendatangi rumah korban di Bandar Hanopan Desa Tinokah.
Oleh keluarga korban disampaikan kepada Kapolsek, bahwa penyebab kematian korban adalah murni bencana alam, disambar petir.
Setelah mendapat keterangan dari keluarga korban, AKP Jaresman Sitinjak mengimbau warga petani agar lebih berhati-hati di sawah, terutama saat hujan turun.(her/esa) Editor : Metro-Esa