Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Harimau Sumatera Terjerat di Dolok Panribuan

Metro Daily • Selasa, 24 Oktober 2023 | 15:25 WIB
Evakuasi Harimau Sumatera yang terjerat perangkap Babi Hutan.
Evakuasi Harimau Sumatera yang terjerat perangkap Babi Hutan.
SIMALUNGUN, METRODAILY - Warga Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, heboh setelah ditemukannya seekor Harimau Sumatera terjerat perangkap Babi di lokasi perladangan pinggir jurang Bah Kisat, Nagori Marihat Raja, Kecamatan Dolok Panribuan, Sumatera Utara, Senin (23/10/2023). Harimau Sumatera tersebut diperkirakan berusia 4-5 tahun.

Camat Dolok Panribuan, Nopen Germansius Sijabat, Selasa (24/10/2023), membenarkan adanya penemuan seekor Harimau Sumatera yang terkena jerat Babi di wilayah yang dipimpinnya.

“Harimau itu kemarin (Senin) sudah dievakuasi oleh pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sub BKSDA Pematang Siantar,” jelas Nopen.

Informasi dihimpun, penemuan Harimau tersebut berawal Minggu (22/10) sekira pukul 12.00 WIB. Saat itu, warga Dusun Marihat Tongah, Diman Sidabalok, mencek jeratan Babi miliknya di jurangan ladang kelapa sawit milik Bonaro Manurung.

Saat dekat ke lokasi pasangan jerat Babinya, Diman Sidabalok mendengar suara auman seperti suara Harimau. Karena merasa takut, dia melaporkan peristiwa itu kepada Bhabinkamtibmas Aiptu RP Sidabalok dan dilanjutkan ke pihak Kecamatan Dolok Panribuan.

Kemudian, camat melaporkan hal itu ke pihak BKSDA Sub Pematang Siantar.

“Minggu sekira pukul 16.00 WIB, empat personel BKSDA didampingi Gamot dan warga mengecek informasi tersebut dan ternyata info tersebut benar dan dapat memfoto harimau tersebut dari kejauhan dan berhubung hari telah malam maka rencana evakuasi dilakukan esok harinya,” terang Nopen.

Selanjutnya, Senin (23/10) sekira pukul 11.00 WIB, tim dari BKSDA diketuai Alfianto Siregar dan drh Anhar dari Aliansi Pemerhati Satwa serta Tim Konservasi Harimau Barumun bersama puluhan warga berangkat ke lokasi.

“Kondisi jalan berlumpur dan menyulitkan tim mencapai lokasi. Sekira pukul 14.30 WIB, tim bersama dokter hewan dapat mendekati lokasi Harimau terjerat. Hingga akhirnya Harimau berhasil ditembak bius dan sekira pukul 16.15 WIB berhasil dievakuasi dari lokasi jurangan untuk dilakukan perawatan infus oleh tim dokter. Kemudian Harimau tersebut akan dibawa ke Balai Konservasi Harimau Barumun Tapsel,” terang Nopen.

“Ciri-ciri Harimau yang terjerat tersebut jenis Harimau Sumatera berwarna coklat belang, berjenis kelamin jantan berumur sekitar 4-5 tahun dengan berat kurang lebih 80 kg dan terjerat pada bagian kaki depan sebelah kanan,” tambahnya.
Sebelum meninggalkan perkampungan, tim mengimbau kepada warga agar tidak melakukan penjeratan terhadap Babi Hutan yang bisa berdampak kepada satwa liar langka seperti Harimau. (int) Editor : Metro Daily
#harimau sumatera terjerat