Upaya evakuasi ular piton oleh petugas Damkar tersebut berlangsung dramatis, sebab ia sembunyi di pojokan kandang ayam yang sempit. Petugas yang berani merangsek setengah badan masuk untuk meraih ular nyaris dililit.
“Kesulitannya saat mengevakuasi ular ini dia sembunyi di sudut sempit kandang ayam. Jadi waktu badan seorang anggota kita masuk untuk meraihnya ular itu merespon agresif dan nyaris melilit anggota,” kata Syafii Hutabarat, Kabid Damkar Satpol PP Pemkab Asahan, Minggu (17/9/2023).
Karena kesulitan, bahkan petugas sampai menghancurkan setengah kandang ayam yang sudah tidak terpakai dan terbuat dari kayu tersebut. Upaya evakuasi berlangsung sekitar 30 menit pada malam hari.
“Setelah dibongkar kandangnya pakai alat penjepit khusus ular itu berhasil kita tarik dan dievakuasi dalam kondisi hidup. Setelah diamankan panjangnya mencapai dua meter lebih sedikit,” kata dia.
Laporan ular piton masuk ke kandang ayam itu ketika pemilik kandang ayam pertama kali curiga anak – anak ayam yang dipeliharanya perlahan hilang satu satu dan memeriksa seluk beluk kandang.
“Yang punya kandang ini terkejut saat disenternya ke sudut kandang rupanya sudah ada ular piton besar,” kata Syafii.
Ular piton tersebut kemudian disimpan sementara di Markas Damkar Satpol PP Pemkab Asahan sebelum nantinya dilepas liarkan ke habitatnya. (Per) Editor : Metro Daily