Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Berwisata, Anak Perempuan Tenggelam di Pemandian Pasir Putih

Metro Daily • Rabu, 30 Agustus 2023 | 12:41 WIB
Pantai Pasir Putih Geseran Naga-Ilustrasi.
Pantai Pasir Putih Geseran Naga-Ilustrasi.
ASAHAN, METRODAILY - SN anak perempuan berusia 7 tahun warga Desa Bagan Asahan, Kabupaten Asahan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Senin (28/8/2023). Penemuan korban setelah hampir 24 jam hilang tenggelam di perairan Sungai Asahan. Sumatera Utara.

Informasi dihimpun menyebutkan, sebelum ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa, pada Minggu (27/8/2023) SN bersama orang tua dan keluarga lainnya datang ke pemandian pantai pasir putih "Geseran Naga" Desa Sei Serindan Kecamatan Sei Kepayang Barat, Kabupaten Asahan.

Kepala Desa Sei Serindan Agus mengatakan, Minggu sekitar pukul 15.00 WIB, rombongan termasuk korban datang ke lokasi pantai tersebut melalui jalur perairan dengan menumpangi sampan bermotor (boat).

Menurut Agus, berdasarkan informasi yang diterimanya, beberapa saat setelah di pantai, korban bersama ibu dan kerabatnya langsung mandi-mandi. Kemudian, sekitar pukul 16.00 WIB, ibunya sadar bahwa anaknya tidak terlihat, dan hanyut terbawa arus.

Agus melanjutkan, mengetahui kejadian ada orang diduga tenggelam, pengelola bersama aparatur desa, keluarga korban, warga sekitar dan pengunjung lainnya melakukan pencarian, dengan harapan korban bisa ditemukan dalam keadaan selamat.

"Tim SAR hingga orang pintar juga diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pencarian. Akan tetapi, malang tak dapat ditolak dan mujur tak dapat diraih, setelah 24 jam melakukan pencarian, akhirnya sekitar jam 16.00 WIB tadi, tidak jauh dari areal pemandian korban ditemukan dalam keadaan mengambang dan sudah tidak bernyawa," kata Agus.

Agus yang juga sebagai pengelola pantai "Geseran Naga" itu menambahkan, mengingat sungai memiliki arus lumayan deras, untuk mencegah hal-hal tidak dinginkan pihaknya telah membuat tanda (rambu-rambu) di lokasi pemandian tersebut.

"Rambu-rambu dibuat sebagai pembatas dari area dangkal ke yang dalam. Selain itu, kami juga selalu mengawasi dan mengingatkan pengunjung agar selalu berhati-hati. Kejadian ini (anak tenggelam) adalah musibah, semoga kedepannya tidak terjadi lagi," kata Agus. (ant) Editor : Metro Daily
#Tenggelam di Pemandian Pasir Putih