Penghargaan yang diterima Rumah Baca Mutiara Bangsa atas prestasi sebagai Juara II Gebyar Literasi (Taman Bacaan Masyarakat/Perpustakaan Masyarakat) tingkat Sumatera Utara yang dilaksanakan di Medan 9-11 Agustus 2023.
Pemilik Rumah Baca Mutiara Bangsa Tagor Leo Sitohang SH mengucapkan terimakasih atas penghargaan yang diberikan Wali Kota Pematang Siantar.
"Terimakasih atas penghargaan dan dukungan Wali Kota Pematang Siantar. Literasi dikota Siantar akan terus kita tingkatkan melalui minat baca masyarakat," kata Tagor Sitohang yang juga ketua Literasi Siantar-Simalungun ini.
Sementara Hamzah Fanshuri Damanik, Kadis Arsip dan Perpustakaan kota Pematang Siantar, mengucapkan selamat kepada Rumah Baca Mutiara Bangsa yang terus mendedikasikan diri meningkatkan Literasi di kota Pematang Siantar.
"Terimakasih untuk Rumah Baca Mutiara Bangsa yang terus mengabdi dan mendedikasikan dirinya mengembangkan minat baca untuk masyarakat Siantar," kata Hamzah Damanik didampingi Charles YP Siregar, (Sekretaris), Yogina Sari Tamba (Kabid Pengembangan Tenaga Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca).
Pada kesempatan itu Hamzah Fanshuri Damanik juga menyampaikan, agar Literasi di sekolah juga agar juga ditingkatkan.
"Melalui prestasi Rumah Baca Mutiara Bangsa kami berharap Literasi (Perpustakaan Sekolah) harus juga digalakkan untuk mengembangkan minat baca para pelajar di kota Siantar," harapnya.
Yogina Sari Tamba menambahkan, bahwa Rumah Baca Mutiara Bangsa sudah berdiri sejak tahun 2010, dan tidak hentinya mengalakkan Literasi di kota Siantar.
"Kita bangga punya Rumah Baca Mutiara Bangsa yang sudah beberapa kali membawa nama harum kota Siantar sebagai juara TBM. Kita akan bekerjasama bagaimana meningkatkan Literasi di kota Pematang Siantar," ungkapnya.
Seperti diketahui Rumah Baca Mutiara Bangsa yang beralamat di jalan Farel Pasaribu Gg Anggur Pematang Siantar memiliki koleksi buku sekitar 6.000 examplar. Di Rumah Baca Mutiara Bangsa juga dapat melihat museum mini berupa uang kuno (lama) baik logam maupun kertas, ada juga koleksi Perangko jaman Presiden Suharto dan kamera tahun 1920-an.
Ikut mendampingi Rumah Baca Mutiara Bangsa menerima penghargaan, ketua tim Kreatif Diatama Leolin Sitohang, Helen Sitio (sekretaris), Ketua Tim Seni Budaya dan Olahraga Simsim Sitohang, dan Lurah Suka Maju Yeyen Sitohang.(esa) Editor : Metro-Esa