Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Warga Kecewa Hasil Pekerjaan Proyek TPT di Parsingguran

Metro Daily • Selasa, 8 Agustus 2023 | 14:13 WIB
(foto: Sunday Sihotang/New Tapanuli).  Kadisdik Humbahas Drs Jonny Gultom menerima piagam kerjasama dari Kakandepag Humbahas Drs H Saparuddin MA.
(foto: Sunday Sihotang/New Tapanuli). Kadisdik Humbahas Drs Jonny Gultom menerima piagam kerjasama dari Kakandepag Humbahas Drs H Saparuddin MA.
HUMBAHAS, METRODAILY - Sejumlah warga Desa Parsingguran Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, mengaku kecewa dengan hasil pekerjaan proyek Tembok Penahan Tanah (TPT) Jalan Sialabane Parsingguran sekaligus saluran drainase.

Salah seorang warga, bermarga Sinaga mengkritik hasil pekerjaan proyek tersebut dari satuan kerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Humbahas dengan pagu harga kontrak senilai Rp 149.530.000,00 dari pagu Rp 150 juta.

Padahal, proyek tersebut baru selesai dikerjakan sekitar sebulan lalu, namun sudah mengalami keretakan di beberapa bagian.

Selain kekecewaannya, bangunan saluran drainasenya tidak punya perencanaan baik. Pasalnya, saluran drainase yang hanya separuh dibangun tanpa sampai ke pembuangan air.

"Bisa dilihat warga lainnya, dibuat saluran drainase tapi pembuangan hilirnya tidak ada," kesalnya.

Selain Sinaga, R Siregar juga mengaku demikian. Menurutnya, pembangunan TPT di Sialabane yang baru selesai sebulan lalu tidak akan begitu lama ketahanan konstruksinya.

Ia mengatakan hal itu dilihat dari pemasangan material bangunan tersebut. " Saya yakin ketahanan konstruksinya ini tidak begitu lama, baru selesai sudah ada yang retak dan itu pun hanya ditutupi oleh semen," katanya.

Selain kecewa di kontruksi pekerjaan TPT, warga ini juga mengaku bangunan saluran drainase tidak mempunyai perencanaan yang baik oleh pihak dinas terkait.

Padahal, kata dia, tujuan bangunan saluran drainase yang berhubungan dengan bangunan TPT untuk mengendalikan erosi tanah serta kerusakan pada jalan. " Jadi pembuangan air tidak ada, bangunan pun hanya separuh," ujarnya

Ia berharap, adanya keluhan warga tersebut agar menjadi perhatian Bupati Dosmar Banjarnahor. " Harus menjadi perhatian Bupati diakhir periodenya," harapnya.

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Humbahas, Benton Lumbangaol ketika dikonfirmasi, hingga berita ini dikirimkan tidak pernah dapat dijumpai dikantornya. (gam) Editor : Metro Daily
#Proyek TPT di Parsingguran