Menurut Kadis Kominfo Sumut, Dr Ilyas S Sitorus setiap orang termasuk wartawan dewasa ini harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
"Suka tidak suka, mau tidak mau, kita harus beradaptasi dengan digitalisasi. Ki Hajar Dewantara pernah berpesan agar menjadikan semua tempat menjadi ruang belajar," katanya saat membuka pelatihan dihadapan puluhan wartawan sebagai peserta yang tergabung dalam FWP tersebut.
Pihaknya berharap melalui pelatihan jurnalisme digital dapat menambah kecakapan digitalisasi para wartawan. Sehingga kecakapan tersebut dapat menunjang kerja-kerja para pemburu berita.
Terlebih, imbuh Ilyas Sitorus, wartawan sangat berperan dalam pembangunan di Sumatera Utara. Sesuai salah satu fungsinya, wartawan memberi edukasi pada masyarakat mengenai informasi program pembangunan pemerintah.
"Semoga pelatihan ini dapat digunakan untuk menunjang kerja-kerja wartawan, dengan pemanfaatan teknologi digital tujuan wartawan menyebarluaskan informasi kepada masyarakat akan semakin mudah," kata mantan kepala Dinas Pendidikan Batu Bara ini.
Adapun para narasumber yang mengisi materi pelatihan di antaranya T Agus Khaidir (Koordinator Liputan Tribun Medan), Dedi Sinuhaji (pemilik Medan Today) dan Nurhalim Tanjung (Ahli Pers).
Koordinator FWP, Zulkifli Harahap, mengapresiasi Dinas Kominfo Sumut yang telah memfasilitasi pelatihan tersebut.
Menurutnya pelatihan jurnalisme digital merupakan kegiatan penting dan sangat dibutuhkan para wartawan dalam menjalankan tugasnya saat ini.
Ia juga mengaku ada kecemasan wartawan terkhusus media cetak dalam menghadapi konvergensi dewasa ini.
"Diharapkan pelatihan ini dapat memberi pengetahuan baru, sehingga dapat menunjang tugas-tugas kami ke depan," kata pria yang akrab disapa Zul Gondrong tersebut. (rel) Editor : Prans Metro