“Informasi ini kita dapatkan dari PT Waskita sendiri selaku perusahaan yang mengerjakan proyek itu. Bahkan perusahaan itu juga memastikan kepada kita kalau pekerjaannya paling lambat selesai September 2023,” kata Rahmansyah Sibarani yang saat itu didampingi Wakil Wali Kota Sibolga Pantas Maruba Lumbantobing.
Menurutnya, kedatangannya bersama sejumlah anggota DPRDSU Dapil IX lainnya ke Jalan Sudirman Sibolga merupakan bagian dari program kunjungan kerja ke Kota Sibolga dan Tapteng. “Kami ingin melihat secara dekat sejumlah hasil-hasil pembangunan serta rencana pembangunan infrastruktur maupun non infrastruktur yang bersumber dari APBD Sumut di kedua daerah. Disamping untuk menampung/menyerap aspirasi pemerintah dan masyarakat kedua daerah itu sendiri,” katanya.
Selain Jalan Sudirman Sibolga, sambung Rahmansyah, PT Waskita juga memastikan kepada mereka bahwa dua ruas jalan provinsi lainnya di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) yang juga turut dibangun/diperbaiki tahun ini. “Kedua ruas jalan itu, yakni Jalan Binasi Sorkam menuju Sigambo-Gambo Barus dan Jalan FL Tobing depan Polres Tapteng di Pandan,” ungkap politisi muda Partai NasDem itu.
Pria kelahiran Barus, Tapteng itu juga tidak memungkiri jika pembangunan ketiga ruas jalan provinsi di Sibolga dan Tapteng tersebut merupakan bagian dari 450 Km ruas jalan provinsi di Sumut yang diperjuangkan oleh Anggota DPRDSU Sumut, khususnya Dapil IX. “Jadi memang, ada 450 Km ruas jalan di Sumut yang akan dibangun tahun ini dengan nilai anggaran sebesar Rp2,7 triliun. Sehingga semuanya tidak rencana lagi, tapi pasti, karena anggarannya sudah disahkan. Bahkan saya sendiri ikut menandatangani dan mengesahkan nya,” tegas pria yang bertindak sebagai Koordinator Tim Kunker Anggota DPRDSU Dapil IX ke Sibolga dan Tapteng.
Sementara, Ketua Tim Kunker Anggota DPRDSU Dapil IX Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menyampaikan, perihal penyebab tertundanya pekerjaan pembangunan Jalan Sudirman Sibolga karena adanya keterbatasan dari PT Waskita. “Pihak perusahaan itu mengaku tidak mampu mengerjakan seluruh proyek pembangunan infrastruktur jalan secara bersamaan, terlebih, pembangunan jalan itu juga merupakan proyek multi years,” tutur politisi Partai Perindo yang pernah menjabat Kapolres Tapanuli Utara (Taput) itu.
Sesuai rencana, Jalan Sudirman yang menghubungkan Kelurahan Hutabarangan, Kecamatan Sibolga Utara dengan Kelurahan Aek Parombunan, Kecamatan Sibolga Selatan itu menjadi jalan alternatif menuju Medan itu nantinya akan bisa dilalui oleh seluruh jenis kendaraan. Beberapa titik yang selama ini dinilai sulit dilalui kendaraan, khususnya truk akan direkayasa. Hal itu sebelumnya atas permintaan Anggota DPRDSU Dapil IX, Jubel Tambunan, kepada pihak PU Provinsi. (rb) Editor : Leo Sihotang