Ketua pengurus kotak infaq pasar Gelugur Rantauprapat H Filly Pohan kepada wartawan mengatakan bahwa santunan yang disalurkan kepada anak-anak yatim piatu tersebut merupakan uang infaq dari pedagang dan pengunjung pasar Gelugur Rantauprapat.
"Ada sebanyak 82 orang yang mendapatkan santunan. Masing-masing anak mendapat uang sebesar Rp. 500 ribu rupiah dengan total Rp 41 juta rupiah," ujar H Filly.
Dirinya menjelaskan, uang yang terkumpul selama bulan April 2022 dari kotak infaq pasar Gelugur Rantauprapat sebesar Rp 35.260.000.
"Kami pengurus mengucap banyak terima kasih kepada para pedagang dan pengunjung pasar Gelugur Rantauprapat yang telah rela menyisihkan sedikit rezeki untuk anak-anak yatim piatu," tutur pedagang ayam potong itu.
H Filly menambahkan, kegiatan ini merupakan kegiatan yang dilakukan setiap bulannya secara bergilir di setiap Kelurahan yang ada di Kabupaten Labuhanbatu.
"Hari ini merupakan kegiatan yang ke 50 kalinya. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Lurah setempat yang telah menyiapkan tempat dan membantu mengumpulkan anak-anak yatim piatu dari wilayahnya," tandas H Filly Pohan.
Kegiatan tersebut dirangkai dengan ceramah agama islam dan doa bersama dari Ustadz Haris Ashadi bersama Ismail Zamzami, dan M Hasan.
Di antara ceramah yang dibawakan oleh Ustadz Haris menyebutkan bahwa tidak sempurna iman seseorang sampai mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya sendiri.
"Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda barangsiapa yang mau di panjangkan umurnya hendaklah dia memperlakukan dengan baik kedua orangtuanya, kemudian kepada orang lain," ujarnya.
Selain dipanjangkan umurnya, lanjut Haris, Allah Subahanallahu wa taala juga memberikan rezeki yang luas.
Menurutnya, memberikan kasih sayang kepada sesama termasuk hal yang dicintai oleh Allah Subahanallahu wa taala. Termasuk, memberikan perhatian dan memberikan bantuan kepada anak-anak yatim piatu, adalah bentuk kasih sayang kepada sesama.
"Menginfakkan harta dalam keadaan lapang dan sempit dapat mengundang ampunan dari Allah Subahanallahu wa taala, dan rezeki yang luas dan kelapangan hidup. Pertolongan Allah Subahanallahu wa taala akan senantiasa datang ketika kita sering menolong sesama," sebutnya.
Ustadz juga kepada berharap anak-anak yatim piatu agar menjadi anak yang berbakti kepada orang dan berguna bagi bangsa dan negara. (Bud) Editor : Metro Daily