Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga (RHS).
RHS atas nama Pemkab Simalungun menyambut baik adanya latihan dasar kemiliteran tersebut.
"Tentu ini juga akan memberikan suatu pemandangan kepada masyarakat bahwa menjaga keutuhan negara Republik Indonesia itu adalah hal yang harus kita lakukan bersama-sama. Kepada seluruh peserta, tetap bersemangat, jaga kesehatan, dan tetap patuhi perintah dari pelatih," kata RHS.
Sementara itu, Pangdam I/BB Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin menjelaskan, ada 500 orang lulus Komcad, terdiri atas ASN, mahasiswa, pegawai BUMN, BUMD, dan lainnya.
"Yang mendaftar 2.509 orang dan kemudian diseleksi tinggal 750. Kemudian, latihan dasar untuk seleksi lanjutan terpilihlah 500 orang yang memenuhi kriteria," jelasnya.
Menurut Pangdam, para Komcad akan mengikuti pelatihan selama tiga bulan.
"Usai mereka dilatih, selanjutnya akan kita organisir menjadi Komite Cadangan yang wilayah tugasnya di Kodam 1 Bukit Barisan," sebut Pangdam.
Disampaikan Pangdam, pelatihannya tidak sama dengan komponen utama.
"Grade pelatihan dikurangi dari yang biasanya, ada pelatihan-pelatihan dasar yang diberikan," tukasnya.
Selanjutnya dikatakan, tujuan Komcad ini untuk memperkuat komponen utama yakni TNI, untuk mengabdi dalam usaha pertahanan negara yang dilaksanakan secara sukarela.
"Nantinya Komcad ini akan ditugaskan apabila negara dalam keadaan darurat," katanya.
Pangdam berharap para peserta Komcad mengikuti semua perintah dan aturan pelatih. (esa) Editor : Metro Daily