Saat Rapat Paripurna DPRD tersebut, Wali Kota Pematang Siantar Susanti Dewayani dan Ketua DPRD Timbul Marganda Lingga, duduk berdampingan. Padahal sebelumnya, beberapa waktu lalu, hubungan DPRD dan Susanti sempat ‘memanas’ setelah DPRD sepakat untuk memberhentikan Susanti dari jabatan wali kota.
Bahkan, di momen tersebut, tidak tampak ketegangan antara Susanti dan DPRD. Tampak Susanti dan DPRD bersalaman dan foto bersama.
Di awal sambutannya, Susanti mengatakan seiring perjalanan panjang yang telah dilalui selama 152 tahun, Kota Pematang Siantar mengalami banyak perubahan, baik secara fisik maupun sosial, ekonomi, dan budaya.
Susanti menyadari masyarakat Kota Pematang Siantar menaruh harapan besar kepada penyelenggara pemerintahan agar kota ini senantiasa mengalami perubahan-perubahan ke arah lebih baik.
Dalam kesempatan tersebut, dokter spesialis anak itu mengajak semua pihak untuk saling bersinergi dan bekerjasama dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada masyarakat Kota Pematang Siantar sebagaimana motto “Sapangambei Manoktok Hitei", demi mewujudkan Kota Pematang Siantar Sehat, Sejahtera, dan Berkualitas.
"Hendaknya juga kita memaknai dan mampu melaksanakan falsafah Habonaron do Bona (kebenaran sebagai cikal bakal segalanya) dan bukan didorong oleh nafsu semata, serta Sapangambei Manoktok Hitei (seiring seirama menggapai tujuan," jelas Susanti.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Pematang Siantar Timbul Marganda Lingga dalam sambutannya menyampaikan, peringatan Hari Jadi Kota Pematang Siantar bukan hanya seremonial. Namun harus mampu meneladani sifat yang dimiliki oleh Raja Sangnaualuh Damanik.
Timbul Lingga mengajak agar momentum Hari Jadi Kota Pematang Siantar dijadikan refleksi terhadap jalannya roda pemerintahan dan pembangunan di Kota Pematang Siantar dan tentunya pemimpin Kota Pematang Siantar harus mampu mengimplementasikan sifat dari Raja Sangnaualuh Damanik.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Pematang Siantar untuk bersatu-padu membangun kota Pematang Siantar.
"Kita tidak dapat berjalan sendiri-sendiri. Keberagaman masyarakat Kota Pematang Siantar, baik agama, etnis, dan budaya harus dijaga dengan baik dan menjadi modal dasar yang kuat kepada kita untuk mewujudkan masyarakat Kota Pematang Siantar Sehat, Sejahtera, dan Berkualitas," tandasnya.
Turut hadir, Kajari Kota Pematang Siantar Jurist Precisely Sitepu SH MH, Kapolres Pematang Siantar diwakili Kompol Muri Yasnal, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Pematang Siantar Teuku Munandar, Danrindam I/Bukit Barisan diwakili Letkol Inf Edy Heriyanto, Danrem 022/Pantai Timur diwakili Letkol CPL Bomen Situmorang, Dandenpom I/1 Pematang Siantardiwakili Mayor CPM Antonius Sembiring, Plt Sekda Kota Pematang Siantar Dwi Aries Sudarto, sejumlah pimpinan OPD Pemko Pematang Siantar, para amat, sejumlah anggota DPRD, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. (esa) Editor : Metro Daily