Jembatan Sei Wampu mulai dibangun pada 2016 dan akhirnya selesai tahun ini. Sebelumnya, jembatan lama selalu menjadi titik kemacetan panjang di hari-hari biasa, terutama saat hari-hari besar.
Sekarang, jembatan yang menelan biaya sekitar Rp42 miliar tersebut akhirnya bisa digunakan. Per 17 April 2023 masyarakat sudah bisa memanfaatkan jembatan yang menghubungkan jalan lintas Sumatera (Jalinsum) Medan-Aceh ini.
"Ini akan memudahkan semua orang melintasi jalan ini, mudah-mudahan jadi tidak macet lagi," kata Edy usai pelepasan kendaraan di Jembatan Sei Wampu, Senin (17/4/2023).
Edy Rahmayadi berpesan agar jembatan ini dijaga dan dirawat masyarakat. Salah satu yang membuat jembatan ini sulit dibangun, menurut Edy adalah kasus pencurian material bangunannya.
"Tahun 2014 direncanakan, 2015 mulai dikerjakan, karena banyaknya yang mencuri besi, baut dan material lainnya lari kontraktornya, jangan terulang lagi seperti itu," katanya.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) II, Brawijaya, mengatakan Jembatan Sei Wampu lanjutan merupakan jembatan lengkung terpanjang di Sumatera. Panjang jembatan ini 182 meter dengan art bridge 140 meter (lengkungan).
"Ini akan meningkatkan aksesibilitas kedua provinsi (Sumut-Aceh), sebelumnya titik ini sangat macet," ungkapnya.
Brawijaya juga menjelaskan Jembatan Sei Wampu lanjutan difungsionalkan untuk lalulintas selama mudik, lebaran dan arus balik. Kemudian akan kembali dibenahi untuk kelengkapan Jembatan Sei Wampu.
"Sekarang kita fungsionalkan untuk mengurai kemacetan selama Idulfitri, kemudian kita tutup lagi satu minggu untuk mempercantiknya, memuluskan seperti lampu, aspal yang lebih mulus dan lainnya," kata Brawijaya.
Kapolda Sumut, Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak, mengatakan pihaknya akan terus mengamankan Jembatan Sei Wampu. Sampai saat ini pihaknya telah menangkap tiga orang tersangka pencurian besi dan material pembangunan jembatan itu.
"Kita harus jaga ini sama-sama, karena jembatan ini sangat penting untuk masyarakat," kata Panca.
Turut hadir Kasdam I/BB Brigjen TNI Rifky Nawawi dan Plt Bupati Langkat Syah Afandin. Hadir juga OPD terkait Pemprov Sumut, tokoh agama dan tokoh masyarakat. (*) Editor : Prans Metro