Imbauan itu disampaikan Kapolres Tapteng, AKBP Jimmy Christian Samma, melalui Kasi Humas Polres Tapteng, AKP Horas Gurning di Studio Siaran Radio Republik Indonesia (RRI) Sibolga di Jalan Ade Irma Suryani No.11 Sibolga pada, Selasa (21/3/2023).
Gurning mengatakan, prediksi BMKG bahwa Maret 2023 mulai memasuki musim panas (kemarau,red) sehingga kebakaran lahan rawan terjadi. Untuk itu, warga dihimbau agar tidak melakukan hal yang berpotensi menimbulkan kebakaran di area permukiman warga atau lahan kosong.
"Kami dari Polres Tapteng menghimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena dapat menimbulkan kebakaran besar hingga membuat udara dilingkungan sekitar tidak sehat, kami juga mengingatkan warga yang kerap membakar sampah di lingkungan perumahan maupun ladang, untuk melakukan pengawasan saat pembakaran berlangsung sebab hal tersebut dapat menimbulkan kebakaran besar pada saat musim kemarau yang dapat meluas hingga area perkebunan dan hutan," kata Horas.
Selain itu, Horas juga memingatkan kepada para pekerja kebun atau warga yang melintasi hutan tidak membuang puntung rokok sembarangan yang nantinya dapat menimbulkan kebakaran.
"Kepada warga yang perokok agar tidak sembarangan membuang puntung rokok saat berada dikawasan lahan yang banyak daun-daun kering maupun bahan yang mudah terbakar, karena hal tersebut juga dapat menimbulkan kebakaran," ucap Horas.
Pada kesempatan itu, Horas juga menegaskan, jika ada masyarakat yang sengaja membakar lahan saat musim kemarau hingga menimbulkan kebakaran pada lahan perbukitan maupun hutan, pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada pelaku. (dh) Editor : Metro Daily