Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Tambang Liar di Madina Makan Korban, 1 Tewas Keracunan dan 2 Kritis

Metro-Esa • Minggu, 19 Maret 2023 | 18:49 WIB
Warga menunjukkan Lubang tambang yang berada di Ampung Padang, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Madina. (Samman/Metro Tabagsel)
Warga menunjukkan Lubang tambang yang berada di Ampung Padang, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Madina. (Samman/Metro Tabagsel)
MADINA, METRODAILY - Seorang warga di Desa Ampung Padang, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, Sabtu (18/3/2023) sore sekitar pukul 17.00 Wib tewas di dalam lubang sedalam belasan meter. Lubang yang berada di belakang rumah warga itu, merupakan hasil aktivitas penambangan emas.

Lubang bentuk sumuran itu merupakan milik Jumahat Lubis. Jumahat bersama Arsad Lubis, Rahmat Lubis serta Sahri Lubis melakukan penambangan dalam beberapa waktu terakhir, sejak adanya operasi dan pelarangan penambangan di areal sungai Batang Natal yang diketahui menggunakan alat berat.

Malang tak dapat ditolak, mesin blower sebagai alat pemasok oksigen dalam lubang itu mati. Udara di dalam lubang yang diisi Sahri Lubis, Arsad dan Rahmat Lubis menjadi pengap dan diduga beracun. Seseorang berteriak, menyentak Jumahat yang mendapati ketiganya di dalam sudah dalam keadaan lemas.

Para korban pun diangkat ke atas. Sahri telah tak bernafas dan kemudian dinyatakan meninggal dunia. Dua korban lainnya dirawat di Puskesmas setempat.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Batang Natal Iptu Maraden Pakpahan menjelaskan, dua korban lain sudah mulai sehat dan sadar.

“Ini posisinya mereka menggali di belakang rumahnya. Kan dulu tambang di sungai, dilarang, jadi mereka larinya menggali di belakang rumah mereka," kata Maraden.
Menurut penyelidikannya, Maraden mengungkapkan, metode tambang oleh warga seperti ini baru pertama ditemukan di wilayah tugasnya.

"Baru ini, cuma ini yang kita temukan orang melobang. Kalau hasilnya, info yang didapat ada sedikit sedikit," terangnya.
Kapolsek pindahan Kisaran ini pun memastikan tidak ada tambang lain dengan model yang sama di wilayah tugasnya. (San) Editor : Metro-Esa
#tambang ilegal #tambang emas ilegal di Madina #madina