Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Warga Sion Timur Ditemukan Tewas di Sungai

Leo Sihotang • Minggu, 4 Desember 2022 | 15:25 WIB
Anggota DPRD Humbahas melakukan penyegelan di Sekretariat DPRD sesuai Keputusan kesepakatan bersama.
Anggota DPRD Humbahas melakukan penyegelan di Sekretariat DPRD sesuai Keputusan kesepakatan bersama.
HUMBAHAS, METRODAILY- Samrin Simamora, warga Huta Godung, Desa Sionom Hudon (Sion) Timur, Kecamatan Parlilitan, Humbang Hasundutan (Humbahas) ditemukan tewas di Situmohap, yakni sebuah sungai di sekitar perbatasan antara hutan dengan perladangan warga yang berjarak lebih kurang empat kilo meter dari Huta Godung.

Jasad korban ditemukan tersangkut di sebuah kayu melintang di aliran sungai  setelah dilakukan pencarian oleh warga bersama pihak kepolisian, Sabtu (3/12/2022). Pria paruh baya itu diduga hanyut saat berusaha menyeberangi sungai Situmohap yang sedang meluap.

Kapolsek Parlilitan Iptu JH Turnip mengatakan, tiga hari sebelumnya (Rabu 30/1, red) sekira pukul 09.00 WIB, korban pamit kepada anaknya Gabriel hendak pergi ke ladang sekalian melihat hasil jerat babi hutan yang dipasang di areal hutan dekat ladangnya. Korban lalu menyuruh anaknya untuk menyiapkan bontot untuk bekal selama di ladang.

“Korban berangkat sekira pukul 09.20 WIB menggunakan sepedamotor sampai Lumban Tamba,” ujar JH Turnip.

Akan tetapi, sampai Jumat (2/12) Samrin tak kunjung pulang. Khawatir dengan situasi korban kemudian Riana Tinambunan, ibu korban melaporkan kepada Kepala Desa Sion Timur.
Oleh kepala Desa meneruskan laporan ke Polsek Parlilitan, Sabtu (3/12).

“Kepala Desa Sion Timur dan Personil Polsek Parlilitan dibantu masyarakat  membentuk tiga tim untuk mencari keberadaan korban di areal hutan dengan berjalan kaki selama dua jam dari desa. Kemudian tim menemukan korban di Aek Situmohap dalam keadaan tidak bernyawa. Selanjutnya korban dievakuasi ke rumah keluarga menggunakan tandu seadanya,” terang Iptu JH Turnip.

Berdasarkan hasil Visum terhadap jasad Samrin tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan dan korban positif meninggal dunia akibat terjatuh dan terseret aliran sungai Aek Situmohap. Keluarga meminta agar jasad korban tidak otopsi.

Terpisah, Kades Sion Timur Piator Tinambunan mengatakan, korban diduga terjebak oleh sungai situmohap yang meluap.

Menurut dia, Sungai Situmohap sehari-harinya tidak begitu deras, tetapi ketika hujan di hulu maka sungai akan meluap dan sangat besar. “Karna saat dilakukan pencarian, beberapa peralatan korban ditemukan di seberang sini (arah pulang, red). Kemungkinan besar peralatannya dilemparkan kemudian dia berusaha berenang. Namun korban tak mampu akibat arus yang sangat deras,” terang Piator melalui sellulernya, Minggu (4/12). (sht) Editor : Leo Sihotang
#Parlilitan #bupati humbahas