Usai peresmian yang dihadiri para pejabat Kalapas, KPLP, Kabag TU dan para pegawai Lapas Sibolga itu, Indra Kesuma beserta jajarannya juga mengikuti dengan seksama jalannya proses latihan perdana.
Dalam kesempatan itu, Indra Kesuma menyampaikan bahwa peresmian dojo itu terkait dengan program peningkatan kapasitas diri para petugas Lapas Sibolga. “Melalui kegiatan ini, diharapkan nantinya petugas Lapas Sibolga mampu menguasai teknik dasar bela diri sebagai bekal dalam menjalankan tugasnya,” ujar Indra.
Dia mengatakan, latihan rutin yang dilaksanakan secara terjadwal akan terus dilakukan setiap minggunya, sehingga tujuan dari diresmikannya dojo Lapas Sibolga dapat tercapai. “Dalam latihan rutinnya, dojo Lapas Sibolga akan dilatih oleh instruktur dari Perguruan Karate-do Tako Kabupaten Tapanuli Tengah,” ujarnya.
Begitupun, katanya lagi, pihaknya tetap mengimbau seluruh petugas lapas bahwa latihan bela diri tersebut hanyalah bekal bagi petugas. “Kami tetap mengutamakan pendekatan-pendekatan humanis dalam melakukan pembinaan kepada warga binaan. Sebisa mungkin tidak ada kontak fisik, seperti yang selama ini telah dilakukan. Sebab pendekatan humanis jauh lebih efektif dan membekas bagi para warga binaan,” tandasnya.
Sementara, pelatih Perguruan Karate-do Tako Lapas Sibolga Firman Abdi Manullang menyampaikan bahwa tujuan utama dilaksanakannya pelatihan rutin setiap minggunya, salah satu nya untuk meningkatkan kebugaran fisik pegawai lapas. “Kita selaku pelatih Karate-do Tako juga berkompeten sebagai pelatih fisik nasional yang punya lisensi,” jelasnya. (rb) Editor : Metro Daily