Hal tersebut diungkapkan oleh Sekdes Pasar Sorkam, Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah Rafiq Purba.
"Tadi kita sudah konfirmasi kepada keluarga nelayan kita yang tenggelam," kata Rafiq lewat telepon seluler, Senin 24 Oktober 2022.
Berdasarkan hasil konfirmasi yang dilakukan aparat desa, Rafiq Purba mengatakan salah satu keluarga korban mengakui bahwa sosok mayat tersebut adalah suaminya.
"Istri korban Boru Hutauruk mengaku ingat betul celana training yang dikenakan sama persis dengan pakaian yang ia masukkan sewaktu suaminya hendak melaut," kata Rafiq.
Atas pengakuan Boru Hutauruk tersebut, Rafiq Purba memastikan bahwa mayat yang ditemukan tersebut 99 persen adalah warganya. "99 persen itu warga kita atas nama Aminun Simanjuntak," ujarnya.
Arafiq mengatakan Aminun Simanjuntak tercatat sebagai warga Desa Pasar Sorkam Dusun 2 Kecamatan Sorkam Barat.
"Korban meninggalkan satu orang istri dan 3 orang anak," ujarnya.
Rafiq memastikan pihaknya mengupayakan akan membawa sosok mayat tersebut ke Pasar Sorkam. "Itu warga kita, kita sudah berkoordinasi dengan Polres untuk mengupayakan korban dibawa ke Pasar Sorkam," katanya.
Sebelumnya, Kapolres Nias Selatan melalui Kasat Intelkam Iptu Tombor Marbun mengatakan mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh warga setempat di bibir pantai dekat tambatan perahu.
"Kondisi tinggal separuh badan dari pusat ke kaki," kata Iptu Tombor Marbun dalam keterangan, Senin 14 Oktober 2022.
Dikatakan Iptu Tombor Marbur, saat ditemukan mayat tersebut mengenakan training panjang warna biru les kuning bertuliskan SMA N 1 Sorkam Barat.
"Mayat tinggal tulang paha ke kaki. Jenis kelamin sudah tidak dapat di ketahu dengan jelas karna sudah hancur," ujarnya.
Sebagaimana diketahui, empat nelayan Pasar Sorkam, Tapanuli Tengah dikabarkan hilang kontak di Pulau Ilir, Pulau Ilir, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara beberapa waktu lalu.
Keempat nelayan tersebut merupakan Anak Buah Kapal KM Sinar Harapan yang dikabarkan karam di sekitar Perairan Pulau Ilik.
Informasi tenggelamnya kapal nelayan Pasar Sorkam tersebut dibenarkan oleh Kepala Basarnas Nias, M Agus Wibisono.
“Tanggal 02 Oktober 2022, sekitar jam 08.00 WIB pemilik kapal KM Sinar Harapan menginformasikan kejadian tersebut kepada Personil Rescuer Pos SAR Sibolga,” kata Agus dalam keterangannya. (net) Editor : Metro Daily