Camat Dolok Batu Nanggar Osnidar Marpaung, mengatakan, Kamis siang banjir sudah surut dan pihaknya bersama BPBD serta Dinas Sosial sedang melakukan pembersihan dan penyaluran bantuan.
Osnidar mengatakan, di Serbelawan diperkirakan ada sekitar 100 rumah terendam banjir dan dua di Dolok Merangir.
“Banjir terjadi Rabu (17/8/2022) akibat hujan deras sejak sore hingga malam dan menyebabkan sungai Sikam meluap,” ujar Osnidar.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Simalungun Ramadhan Damanik, melalui Kepala Bidang Logistik Evi membenarkan peristiwa banjir tersebut. Dikatakannya, ada sekitar 120 KK/rumah terendam banjir.
“Data yang kita terima saat ini ada 120 KK yang terendam banjir,” sebut Evi, Kamis (18/8/2022) siang.
Diterangkannya, banjir disebabkan meluapnya Sungai Sikam, dan menggenangi rumah warga dengan ketinggian sekitar 150–200 Cm.
Kamis siang, lanjutnya, banjir telah surut dan tim BPBD bersama pemerintah setempat sudah turun ke lokasi guna memonitoring bencana banjir di Serbelawan.
“Kita saat ini sedang berada di lokasi, untuk korban luka atau jiwa tidak ada,” terangnya.
Kapolsek Serbelawan AKP Abdullah Yunus Siregar dalam keterangan tertulisnya mengatakan, banjir menggenangi rumah-rumah yang berada di pinggir sungai.
"Tidak dapat menampung air dan meluap ke perumahan warga dan menutupi jalan HAR Syihab Pasar Bawah Serbalawan setinggi kurang lebih 1 meter," kata Abdullah.
Berdasarkan keterangan warga, air meluap tinggi terjadi Kamis sekitar pukul 04.00 WIB.
"Warga langsung mengevakuasi barang-barang dan mengungsi ke daerah yang lebih tinggi," ucapnya.
Sementara itu, dari rekaman video yang beredar, terlihat 2 unit mobil pribadi terpendam banjir. Mobil berwarna merah dan hitam itu tidak dapat bergerak, sehingga harus ditinggalkan pemiliknya.(int) Editor : Metro Daily