Informasi dihimpun, saat insiden itu kedua korban bersama dua rekannya akan memindahkan tenda yang sudah mereka pasang. Mereka bekerja di bawah rintikan hujan yang melanda kawasan tersebut.
Saat tenda mulai dipindahkan, tiba-tiba salah besi satu ujung tenda menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi milik PLN. Tenda yang terkena kabel listrik ini adalah tenda yang atapnya menjulang tinggi ke atas berbentuk kerucut. Ujungnya yang di atas itulah yang menyentuh kabel milik PLN.
Keempat pekerja pun tersetrum dan langsung tumbang. Keempatnya sempat dilarikan ke Puskesmas setempat. Namun dua di antaranya meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka.
Korban luka adalah Irfan (20) warga Desa Sinunukan II, serta Adi Arnas Nasution (24) warga Desa Sinunukan II. Keempatnya merupakan warga Madina, yang bekerja pada usaha teratak (tenda), milik Hery Kurniawan (27).
Kapolsek Batahan, AKP Sapriono saat dikonfirmasi membenarkan adanya insiden tersebut. Ia mengaku pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi kejadian serta memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa itu.
"Iya benar, peristiwanya Sabtu semalam sekitar pukul 14:30 WIB. Saat kejadian cuaca sedang gerimis. Dua orang tewas dalam peristiwa itu," ucapnya.
Polisi tetap menyelidiki penyebab peristiwa ini. Untuk mengetahui apakah murni karena kecelakaan atau ada unsur kelalaian manusia. (inews) Editor : Metro Daily