Adapun panjang jalan dari jalan nasional menuju dusun tersebut lebih dari 15 kilometer.
Salah seorang warga, Alboin Malau, menjelaskan Dusun Tangga Batu dihuni lebih dari 60 KK. “Sebagian besar bekerja sebagai petani. Kami bergotong royong membangun jalan ini, karena puluhan tahun tidak pernah dibangun pemerintah. Sehingga warga kesulitan membawa hasil pertanian. Penimbuna kami lakukan seadanya saja sesuai kemampuan tenaga dan ekonomi kami,” kata Alboin.
Warga berharap, Pemkab Tapsel bisa turun membangun jalan tersebut. “Harapan kami semoga ditengok Pak Bupati dan Kades. Sebab tanpa infrastruktur jalan, jelas sulit ekonomi kami meningkat,” katanya.
Kepala Desa Siuhom, Kecamatan Angkola Barat, Amantua Simamora, saat dikonfirmasi apakah pembangunan jalan di dusun tersebut sudah pernah diusulkan dalam Musrenbang Desa, belum memberikan keterangan.
“Nanti bang, karena pas melayat ada yang kemalangan. Habis ini ya bang,” kata Kades Siuhom. (ahh/dig) Editor : Metro Daily