Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Walhi: Bencana Hidrometeorologi di Sumut Akibat Kerusakan Hutan

Metro Daily • Selasa, 4 Januari 2022 | 13:40 WIB
Foto: Parningotan/MetroDaily Banjir bandang yang menghanyutkan ratusan gelondongan kayu, diduga bencana ekologis akibat kerusakan hutan lingkungan. 
Foto: Parningotan/MetroDaily Banjir bandang yang menghanyutkan ratusan gelondongan kayu, diduga bencana ekologis akibat kerusakan hutan lingkungan. 
PALAS, METRODAILY.id - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menyoroti banjir bandang yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Batang Lubu Sutam Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara. Banyaknya gelondongan kayu yang hanyut, mengindikasikan minimnya daya serap tanah. Sehingga beban debit air akibat curah hujan tinggi, tidak terbendung. Dan diduga sebagai faktor penyebab banjir bandang tersebut.

"Selama kurun waktu 1 tahun pada 2021, Sumatera Utara terus dilanda bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor. Ini mengindikasikan bahwa daya dukung lingkungan kita di Sumatera Utara mengalami penurunan," terang Doni Latuperissa, Direktur Eksekutif Walhi Sumatera Utara, Selasa (4/1/2022).

Musibah banjir yang menghanyutkan dan merusak ratusan rumah warga itu diyakini bukan fenomena alam semata. Tapi diduga adanya bencana ekologis akibat kerusakan hutan lingkungan.

"Kejadian di Madina, Tapsel, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, Padang Lawas, dan daerah lainnya bukan hanya sebagai fenomena alam. Tetapi juga indikasi bencana ekologis akibat kerusakan hutan lingkungan. Pemerintah perlu melakukan perhatian khusus terhadap indikasi kerusakan lingkungan dan kehutanan yang terjadi di Sumut," tegas Doni.

Peristiwa banjir bandang di Padang Lawas, menurut Doni, akan jadi perhatian Walhi. Dan tidak menutupi kemungkinan akan melakukan investigasi kerusakan lingkungan itu dalam waktu dekat.

"Kita akan rapatkan dulu begitu Kamis ini masuk kantor," kata Doni. (tan)  Editor : Metro Daily
#padanglawas #bencana #banjir bandang #banjir palas