Tumpukan kayu serta lumpur dan material rumah tangga lainnya yang menggunung menyulitkan evakuasi mobil. Hingga Sabtu sore, mobil tersebut masih tersangkut di tumpukan kayu di sekolah itu.
Menurut informasi yang diterima, mobil itu hanyut terbawa arus dari lokasi pondok pesantren Nizomul Hikmah, di seberang desa. Lokasi pesantren yang dibatasi Sungai Sutam, diduga dilewati. Hingga akhirnya berputar dan tersangkut di SD yang berbentuk letter U tersebut.
Bahkan dikabarkan, sebelum banjir terjadi, dua unit mobil juga terparkir di halaman sekolah. Dan diduga kuat, kedua unit mobil itu tertimbun lumpur dan tumpukkan kayu. Hanya saja belum diketahui pasti jenis mobil yang dikabarkan tertimbun itu.
"Kalau yang tersangkut itu punya Ustadz pimpinan pondok pesantren Nizomul Hikmah, terbawa arus. Tapi sebelum banjir, ada juga dua mobil yang parkir di sekolah itu, dan kemungkinan besar tertimbun," ungkap Gadombang. (tan) Editor : Metro Daily