Hujan deras yang mengguyur sejak Jumat siang mengakibatkan Sungai Sutam meluap. Diperkirakan sampai Sabtu pagi, air baru surut. Dan menyisakan ribuan gelondongan kayu bercampur lumpur.
Sejumlah fasilitas umum seperti masjid, sekolah rusak berat. Bahkan banyak rumah warga yang hanyut tanpa sisa. Dan tidak sedikit juga yang menyisakan lantai dan pondasi.
Kendaraan juga banyak terbawa arus, hingga tertimbun material lumpur dan kayu. "Saat ini personil dan stakeholder lainnya sedang dalam pemulihan. Apalagi sejak tadi malam akses jalan menuju kecamatan ini kan tidak bisa dilewati," jelas Kapolres Palas AKBP Indra Yanitra Irawan SIK yang dihubungi, Sabtu (1/1).
Menurut Kapolres, kerusakan yang diakibatkan banjir bandang ini belum terdata. Masih fokus membersihkan material kayu bercampur lumpur yang menumpuk dan menghalangi jalan.
"Sejauh ini belum ada kita terima akan adanya korban. Dan kerusakan juga belum terdata, masih fokus pemulihan dan pembersihan," kata AKBP Indra.
Amatan di lokasi, akses jalan lumpuh total. Jaringan listrik juga terganggu. Sejumlah tiang listrik turut tumbang diterjang banjir. Dan jalan aspal juga hancur lebur terkelupas.
Meski air sudah surut, namun sisa-sisa material kayu, lumpur, dan peralatan rumah tangga masih tampak jelas. Warga yang terdampak berupaya membersihkan dan menyelamatkan barang yang tersisa.
Foto: Parningotan Aritonang/Metro Tabagsel
Status Darurat Bencana
Pemerintah Kabupaten Padang Lawas menetapkan banjir bandang Kecamatan Batang Lubu Sutam sebagai darurat bencana. Seluruh stakeholder dan relawan saling membahu membantu warga dan mendata kerusakan.
"Kita tetapkan darurat bencana. Ini kita masih mendata warga terdampak, serta kerusakan dan rumah yang hanyut. Untuk selanjutnya kita laporkan ke pemerintah provinsi dan pusat," kata Plt Bupati Palas drg H Ahmad Zarnawi Pasaribu di lokasi, Sabtu (1/1).
Di sejumlah titik, dapur umum dan posko bencana serta posko kesehatan juga didirikan. Dan sejumlah alat berat serta unit damkar diterjunkan membantu membersihkan sisa-sisa banjir. (tan) Editor : Metro Daily