Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Waris Betta Meriahkan Kontes Ikan Cupang Hias di Kota Tanjungbalai

Leo Sihotang • Senin, 20 Desember 2021 | 16:11 WIB
Dua tokoh masyarakat  Kota Tanjungbalai Abi Besok dan Cek Rasyid saat membuka kontes ikan cupang hias. (Muhammad Gani/Metro Asahan)
Dua tokoh masyarakat  Kota Tanjungbalai Abi Besok dan Cek Rasyid saat membuka kontes ikan cupang hias. (Muhammad Gani/Metro Asahan)
TANJUNGBALAI, METRODAILY.id - Komunitas Waris Betta mengadakan kontes ikan cupang hias perdana di Kota Tanjungbalai bertempat di Villa Siabi Besok, Minggu (19/12/2021).

Pantauan wartawan, kegiatan ini dibuka langsung  2 tokoh masyarakat yakni Abi Besok dan Cek Rasyid.

"Saat ini kontes ikan cupang hias menggunakan jenis kegiatan regional dan ikan yang dipertandingkan Standard Nasional Indonesia (SNI) secara regional untuk Sumatera Utara. Peserta ikan sejumlah 400 ekor dengan 44 kategori yang dilombakan," kata Ketua Waris Betta Tanjungbalai Asahan, Manaor Sinurat kepada wartawan.

Dikatakannya, komunitas pecinta ikan cupang hias waris Betta mengadakan kontes   dalam rangka memperingati hari jadi Kota Tanjungbalai ke-401.

Acara kontes ini juga diawali dengan menjamu  para peserta dengan makan kerang seperti kebiasaan Kota Tanjungbalai merayakan hari jadinya.

"Untuk event ini kita menggunakan anggaran pribada. Acara ini diikuti dari daerah Tanjungbalai, Asahan, Batubara, Aceh, Medan, Kalimantan, Pekan Baru, Labusel, Rantauprapat, Tanjungpura, dan Binjai," ungkapnya.

Terpisah, tokoh masyarakat Kota Tanjungbalai, Abi Besok didampingi Rasyid Ridho yang dikenal Cek Rasyid mendukung dan mengapresiasi kegiatan kontes ikan cupang hias dilaksanakan di Kota Tanjungbalai.

"Kita sangat mendukung dan mengapresiasi dengan dilaksanakannya kontes ikan cupang hias, supaya SDM di Kota Tanjungbalai lebih unggul dan ekonomi di Kota Tanjungbalai lebih meningkat," pungkasnya. (gani)  Editor : Leo Sihotang