Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

10 Tahun Rusak, Warga Kampung Sebelah Harapkan Perbaikan Jalan

Metro Daily • Selasa, 2 November 2021 | 13:03 WIB
Kondisi jalan dipermukinan warga lingkungan IX Kampung sebelah Kelurahan Hutabalang, Kecamatan Badiri.
Kondisi jalan dipermukinan warga lingkungan IX Kampung sebelah Kelurahan Hutabalang, Kecamatan Badiri.
TAPTENG, METRODAILY.id - Hingga menjelang akhir tahun 2021, infrastruktur jalan yang merupakan akses masuk ke pemukiman warga di lingkungan IX Kampung Sebelah Kelurahan Hutabalang, Kecamatan Badiri KabupatenTapanuli Tengah belum juga diperbaiki.

Hal tersebut tampak dari kondisi permukaan jalan yang hanya menyisakan pecahan-pecahan batu yang sudah lama mengelupas dari aspalnya.

Selain menuju permukiman warga  yang cukup padat, jalan tersebut juga sebagai jalan lingkar yang menghubungkan lingkungan VII Kampung Baru, Kelurahan Hutabalang.

Bisman (65), bersama warga lainnya saat ditemui di salah satu warung kopi di Lingkungan IX Kampung Sebelah Kelurahan Hutabalang, mengaku kalau jalan di lingkungannya sudah cukup lama jalan tidak  diperbaiki.
"Sudah sekitar sepuluh tahun jalan ini gak pernah diperbaiki. Sedangkan manfaatnya selain sebagai jalan ke permukiman warga juga sebagai sarana jalan untuk mengangkut hasil pertanian khususnya padi. Karena perlu diketahui areal persawahan di sini adalah sebagai penghasil pengembangan benih padi palawija nasional," papar Bisman, Senin (1/1/2021).

Mewakili warga lainnya, Bisman berharap agar Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah dapat memberikan perhatian untuk memperbaikinya.

"Kami berharap Bapak Bupati Baktiar Ahmad Sibarani dapat mewujudkan harapan kami menjelang akhir tahun ini. sehingga tahun baru nanti kami punya jalan yang baru seperti yang sudah dilakukan Pak Bupati di tempat lain," harapnya.

Menanggapi keluhan dan harapan warganya, Lurah Hutabalang Mirkan saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan kalau usulan perbaikan infrastruktur jalan di lingkungan VII dan IX sudah diajukan melalui Musrembang.

"Benar infrastruktur jalan yang merupakan jalan lingkar di dua lingkungan tersebut kondisinya sudah rusak dan belum diperbaiki. Sebagai bentuk perhatian, kita sudah usulkan perbaikannya melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang)," ungkap Mirkan.

Namun  saat ditanyakan mengapa perbaikan jalan tidak kunjung dilaksanakan pemerintah hingga menjelang akhir tahun 2021, Mirkan menjelaskan salah satu faktor penyebabnya adalah akibat Pandemi Covid 19.

"Banyak kegiatan pembangunan fisik ditunda pelaksanaannya dan fokus untuk menangani penyebaran Covid 19. Namun bukan berarti perbaikan jalan tersebut tidak dilakukan lagi. Itu hal yang pasti dilakukan, hanya saja warga kita harap bersabar dan mudah-mudahan akhir tahun ini atau diawal tahun 2022 nanti jalan di kedua lingkungan tersebut sudah dapat diperbaiki," jelasnya. (edy) Editor : Metro Daily