Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Guru Bahasa Inggris Methodist I Rantauprapat Dipecat via WhatsApp

Muhiddin Hasibuan • Jumat, 27 Agustus 2021 | 20:37 WIB
Photo
Photo
RANTAU, METRODAILY.id- Maniur Malau, seorang guru di Labuhanbatu bingung dan terkejut setelah menerima kabar pemecatannya dari Yayasan Perguruan Kristen Methodist Indonesia, Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu.

Kabar pemecatan itu ia terima melalui pesan singkat dari Kepala Sekolah di group WhatsApp guru Yayasan tanpa sebab tanggal 10 Juli 2021 lalu tepat dua hari menjelang tahun ajaran baru.

"Tahun ajaran baru itukan tanggal 12 bulan Juli dan saya dipecat tanggal 10 bulan Juli," kata Maniur Malau kepada wartawan, Jumat (27/8) di Rantauprapat.

Maniur Malau sempat menanyakan informasi pemecatannya itu langsung kepada Pihak Yayasan sembari mencari tahu kesalahan apa yang membuat ia sampai terbuang dari Yayasan.

"Saya jumpai langsung sekretaris Yayasan dan saya dijumpakan dengan guru kepala sekolah SD dan SMP. Saya dianggap tidak beretika dan tidak loyal," jelasnya.

Guru Pendidikan Bahasa Inggris itu mengaku sudah meminta maaf kepada pihak Yayasan jika sikapnya selama ini dianggap salah, dan dia juga bermohon agar dapat kembali lagi bekerja dan mengajar.

Namun, permohonan itu tidak digubris pihak Yayasan, malah Manalu kembali mendapat pesan yang dinilainya sebagai penolakan melalui WhatsApp dari Kepala Sekolah.

"Isi pesannya mengatakan, terimakasih atas pelayanannya selama bekerja di Methodist 1 Rantauprapat kepada Bapak M. Malau. Saya menyimpulkan, berarti saya tidak diperpanjang lagi untuk tahun ajaran baru," sebutnya.

Maniur Malau telah mengabdikan diri di Perguruan Kristen Methodist Indonesia, Rantauprapat itu lebih kurang 9 tahun lamanya. Guru asal Samosir, Sumatera Utara itu kini telah berhenti dari pekerjaannya tanpa mendapatkan imbalan apapun.

"Ya saya diberhentikan gitu aja tanpa pesangon," pungkasnya.

Sementara itu, pihak Yayasan belum memberikan keterangan apapun ihwal pemecatan guru tersebut, Sekertaris Yayasan dan Kepala Sekolah masih bungkam ketika dikonfirmasi melalui pesan tertulis. (zas)

foto : istimewa

Keterangan foto : Maniur Manalu, Guru Methodist 1 Editor : Muhiddin Hasibuan