METRODAILY - Jennifer Coppen buka suara soal polemik dengan sejumlah netizen Malaysia yang bermula dari candaan soal sepak bola. Ia tak mempermasalahkan dirinya dihujat, tetapi keberatan ketika putrinya, Kamari, ikut menjadi sasaran.
Jennifer Coppen mengaku masih menerima hujatan dari sejumlah netizen Malaysia setelah candaan yang ia lontarkan di TikTok berkembang menjadi polemik di media sosial.
Persoalan tersebut bermula ketika Jennifer membalas sebuah komentar di TikTok yang berkaitan dengan sepak bola. Candaan itu kemudian memicu reaksi keras dari sejumlah netizen Malaysia.
Baca Juga: Portugal Lolos Perempatfinal, Menang Dramatis atas Norwegia
Jennifer mengatakan dirinya sudah terbiasa menerima hujatan. Namun, ia meminta persoalan tersebut tidak menyeret anak kecil.
"Dihujat? Iya, dihujat. Tapi it's okay, kayak aku udah biasa dihujat. Jadi aku udah bodo amatlah kalau misalkan aku dihujat. Tapi tolonglah nggak usah bawa-bawa anak kecil tuh ya," kata Jennifer di Kelapa Gading, Jakarta Utara, kemarin.
"Kalau misalkan kalian orang dewasa, kenapa bisa kayak bawa anak kecil sih kalian? Gitu. Nggak usah lebay banget ya," lanjutnya.
Menurut Jennifer, komentar negatif masih terus berdatangan. Ia menegaskan tidak pernah bermaksud menghina pihak mana pun melalui candaan tersebut.
Baca Juga: Ronaldo Absen, Goncalo Ramos Makin Tajam di Timnas Portugal
"Masih banyak banget. Padahal juga kalau misalkan dilihat aku nggak pernah menghina siapa pun atau pihak mana pun. Tapi ya I get it, mungkin lagi sensitif atau panas atau gimana. Tapi aku nggak ambil apa... ambil ke hati sih," ujarnya.
Justin Hubner Jadikan Polemik Motivasi
Di tengah polemik tersebut, Jennifer juga menceritakan respons suaminya, pesepak bola Justin Hubner yang akrab disapa Papa Jusa.
Menurut Jennifer, Justin justru menjadikan polemik itu sebagai motivasi untuk menghadapi pertandingan pada 5 Oktober.
Baca Juga: Zirkzee Jadi Penentu, Belanda Tekuk Serbia 2-1
"Papa Jusa malah menjadikan itu motivasi untuk menang tanggal 5. Dia malah semakin ingin membuktikan, semakin ingin menang, dan hopefully dia bisa menang," tuturnya.
Jennifer mengaku sempat terpikir membalas komentar-komentar yang menyerang dirinya dan anaknya satu per satu. Namun, ia memilih tidak memperpanjang persoalan.
"Sebenarnya kalau aku sih pengen banget rasanya membalas semua satu per satu ya. Pengen rasanya mengkasusi satu per satu, tapi nanti penjara penuh ya, jadi mending jangan," ucapnya.
Ia memilih mengabaikan komentar negatif agar polemik tersebut tidak terus mengganggu pikirannya.
Baca Juga: 21 Tembakan Tak Berbuah Gol, Jerman Dipaksa Yunani Main 0-0
"Baiknya aku diemin dan cuekin, and that's what I'm doing. Kayak aku nggak terlalu ngebiarin apa, negative people get into my mind. I don't care what they say. Yeah, they can keep talking, but I don't care," katanya.
Minta Maaf dan Pilih Memaafkan
Meski merasa tidak bermaksud menghina siapa pun, Jennifer tetap meminta maaf jika ucapannya dianggap menyinggung atau menyakiti hati sejumlah netizen Malaysia.
"Minta maaf. Aku minta maaf kalau mungkin perkataan aku ada yang menyakiti hati mereka, tapi itu nggak pernah niat aku untuk menghujat atau menghina siapa pun," kata Jennifer.
Baca Juga: Presiden Federasi Portugal Bela Ronaldo: Ikon Negara, Pantas Dihormati
Ia juga memilih memaafkan orang-orang yang telah menghina putrinya. Jennifer berharap kejadian tersebut menjadi pelajaran agar anak-anak tidak dilibatkan dalam konflik orang dewasa.
"Dan buat teman-teman yang udah menghina anak saya, it's okay-lah saya maafkan ya. Semoga kalian bisa belajar untuk tidak seperti itu lagi," ujarnya.
Jennifer juga menyoroti komentar yang menurutnya ikut menyerang perempuan. Ia meminta netizen mempertimbangkan dampak perkataan sebelum melontarkan hujatan.
Baca Juga: Belgia Kehilangan Tielemans dan De Bruyne Jelang Hadapi Prancis
"Karena aku lihat banyak juga yang menghina perempuan juga ya. Kalian bakal punya anak suatu saat nanti juga, apalagi cowok-cowok juga suka menghujat. Kalian nanti punya anak juga, jangan sampai kalian merasakan apa yang aku rasakan," tuturnya.
Jennifer kembali menegaskan bahwa polemik tersebut sebenarnya bermula dari hal sederhana. Ia hanya membalas salah satu komentar di TikTok dengan candaan.
"Awal mulanya cuman karena aku bercanda balas salah satu komentar di TikTok. Dari situlah terus terjadi tambah ke mana-mana. Oke semua, terima kasih!" pungkas Jennifer.
Sebelumnya, Jennifer Coppen menjadi sasaran hujatan sejumlah netizen Malaysia setelah memberikan komentar bernada sindiran terkait performa Timnas Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Polemik di media sosial itu kemudian melebar hingga kehidupan pribadi dan putrinya, Kamari. (dtc)
Editor : Editor Satu