Bandara Ditutup, Ayu Dewi Habiskan Hari Ulang Tahun di Jalan

Editor Satu • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 10:36 WIB
Ayu Dewi. Penutupan Bandara Soekarno-Hatta akibat abu vulkanik membuat Ayu Dewi menempuh perjalanan darat dari Bali menuju Jakarta tepat di hari ulang tahunnya.
Ayu Dewi. Penutupan Bandara Soekarno-Hatta akibat abu vulkanik membuat Ayu Dewi menempuh perjalanan darat dari Bali menuju Jakarta tepat di hari ulang tahunnya.

JAKARTA, METRODAILY — Penutupan Bandara Soekarno-Hatta akibat sebaran abu vulkanik membuat perjalanan pulang Ayu Dewi dari Bali ke Jakarta berubah menjadi perjalanan darat panjang.

Tak biasa, road trip tersebut justru berlangsung bertepatan dengan hari ulang tahunnya, Senin (7/9).

Ayu membagikan kronologi perjalanan tersebut melalui Instagram, lengkap dengan penanda waktu. Ia bersama rombongan memilih jalur darat setelah sebelumnya terpaksa mengubah rencana penerbangan menuju Jakarta.

Baca Juga: Nana Mirdad Protes Harga Masker Naik dari Rp12 Ribu Jadi Rp180 Ribu

Perjalanan dimulai sejak dini hari. Ayu membeli tiket kapal penyeberangan pada pukul 01.45. Sekitar pukul 02.25, ia sudah masuk antrean di area pelabuhan.

Pemeriksaan dokumen, mulai SIM, STNK hingga manifes penumpang, berlangsung sekitar pukul 04.48 hingga 05.45. Setelah pemindaian akses, rombongan kemudian naik kapal sekitar pukul 06.20 dari Pelabuhan Gilimanuk.

Kapal membawa mereka menyeberang dari Gilimanuk menuju Ketapang, Banyuwangi. Penyeberangan itu berlangsung sekitar 30 menit.

Setiba di Jawa, perjalanan berlanjut melalui jalur tol. Ayu memperkirakan satu rute membutuhkan waktu sekitar empat jam sebelum tersambung dengan jalur tol berikutnya yang memakan waktu sekitar sembilan jam hingga mendekati Jakarta.

Baca Juga: Ahli Waris Korban Kebakaran PT Evyap Sabun Indonesia Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan

"7 September ku panjang, dari lewat tengah malam, sunrise, sunset sampe malam lagi," tulis Ayu.

Namun, perjalanan panjang tersebut tidak semata-mata membuat Ayu mengeluh. Ia justru mengaku mengalami luapan emosi yang sulit dijelaskan sepanjang perjalanan.

"Aku ga lagi ngeluh atau jual sedih, justru aku cuma mau berbagi rasa. Ga tau kenapa, air mataku banyak jatuh selama di perjalanan, bukan capek, bukan kesel, bukan sedih atau marah, tapi hatiku rasanya penuh, kaya ada rasa disayang dan dicinta yang deras banget sampai overwhelmed," tulisnya.

Bagi Ayu, perjalanan darat bersama anaknya membuat ulang tahun kali ini terasa berbeda. Ia mengaku bersyukur mendapat kesempatan menjalani pengalaman tersebut meski harus menempuh perjalanan panjang untuk kembali ke rumah.

Baca Juga: 20 Sekolah Ikuti Kejuaraan Tenis Meja Antar Pelajar Sidimpuan-Tapsel

"Dikasi perasaan yang disayang banget, dikasi kesempatan road trip sama anakku di hari ulang tahunku, dan pengalaman pulang ke rumah yang ga biasa," tulis Ayu.

Perjalanan itu akhirnya berakhir pada Selasa (8/9) dini hari. Ayu tiba di rumah sekitar pukul 00.30.

"Terima kasih Allahku, berangkat tanggal 6, seharian di jalan tanggal 7, sampai rumah tanggal 8 jam 00.30," tulisnya.

Sebelumnya, Ayu mendarat di Bali setelah penerbangan yang dipesannya dari Bangkok menuju Jakarta tidak dapat mendarat di Bandara Soekarno-Hatta akibat penutupan bandara yang dipicu sebaran abu vulkanik.

Baca Juga: Dugaan Mafia BBM di Proyek SMAN Sukma Nias, Solar Subsidi Diduga Dikawal Oknum Aparat

Ia kemudian mendapatkan penerbangan menuju Bali. Dari Bali, perjalanan dilanjutkan melalui jalur darat hingga Jakarta. (kl)

Editor : Editor Satu
Bandara ditutup ayu dewi